Andrew Guerdat mengaku ini merupakan kali pertama dirinya datang ke Indonesia. Meski demikian, ia sudah bisa merasakan antusiasme masyarakat terhadap film animasi lokal.
"Sangat menyenangkan melihat betapa tingginya antusiasme di sini, itu sangat luar biasa," ungkap Andrew Guerdat dalam wawancara eksklusif terbatas di Jakarta pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Walaupun belum mengetahui secara mendalam mengenai industri animasi di Indonesia, ia mengaku tertarik untuk mempelajarinya.
Baca Juga :
Film Jumbo Tembus 10 Besar Box Office Harian Korea Selatan"Saya sempat melihat profil rekan-rekan panelis saya dan mencari karyanya di internet. Saya menonton trailernya (Jumbo)," kata Andrew.
Walaupun tidak ada subtitle bahasa Inggris dalam video tersebut, ia tetap mengerti inti cerita dari film karya sutradara dan penulis Ryan Adhriandy tersebut.
"Saya hanya bisa menebak alurnya, tapi saya rasa saya cukup mengerti intinya," tutur Andrew.
Ia pun memberikan pujian kepada kedua panelis lainnya, yakni Ketua Umum APROFI Edwin Nazir serta penulis dan sutradara Gina S. Noer.
"Kedua rekan panelis saya tampak telah membuat film pendek yang sangat bagus, saya salut pada mereka," pungkas Andrew.
Baca Juga :
Dikerjakan 3 Tahun, Film Animasi Garuda di Dadaku Digarap Tanpa AIMasterclass itu ditujukan bagi kreator Indonesia, baik pemula maupun menengah, untuk memperkuat kemampuan mereka dalam menciptakan cerita anak dan keluarga yang berkualitas.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)





