Seorang warga negara asing (WNA) menjadi salah satu korban tewas dalam insiden di gorong-gorong proyek di Cipayung, Jakarta Timur. Identitas WNA yang tewas itu merupakan warga negara China.
"(WNA yang tewas) warga negara China," kata Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing saat dihubungi, Minggu (12/7/2026).
Insiden maut tersebut terjadi pada Kamis (9/7) menewaskan tiga orang. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ketiganya merupakan pekerja subkontraktor atau pihak ketiga yang tengah mengerjakan proyek.
"Saya sudah mendapatkan laporan dari Dirut PAM Jaya. Memang betul ada tiga orang," kata Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7).
Pramono menjelaskan, dari tiga korban meninggal dunia, satu di antaranya merupakan warga negara asing. Dua korban lainnya adalah warga negara Indonesia (WNI).
"Dari tiga orang itu satu WNA, jadi dua warga kita," ungkapnya.
Ketiga korban ditemukan tewas pada Kamis (9/7) pukul 10.20 WIB. Para korban langsung dievakuasi setelah ditemukan meninggal dunia.
Kasiops Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, mengatakan proses evakuasi dimulai pukul 10.00 WIB. Petugas mengevakuasi korban menggunakan sejumlah peralatan.
Wahid mengatakan peristiwa ini bermula saat ada satu pekerja yang tidak sadarkan diri ketika masuk ke gorong-gorong. Dua rekannya yang awalnya ingin membantu ternyata ikut pingsan hingga akhirnya meninggal dunia.
"Pekerja proyek sedang masuk gorong-gorong, lalu setengah tangga pingsan. Dan temannya menolong untuk membantu, namun ikut pingsan juga. Lalu masuk 1 orang pingsan lagi. Jumlah korban 3 orang meninggal," jelas Wahid, Kamis (9/7).
(ygs/ygs)





