VIVA – Kabar mengenai kondisi terbaru sang legenda F1 Michael Schumacher masih simpang-siur. Mulai dari masih terbaring koma bahkan ada juga yang bilang sudah siuman.
Namun baru-baru ini, sebuah kesaksian dikatakan oleh pilot helikopter medis yang ikut menolong ketika Michael Schumacher terlibat kecelakaan ski di pegunungan Alpen.
Nama Michael Schumacher cukup harum di dunia balapan F1. Ia menjadi pebalap pertama dan satu-satunya yang pernah menjadi juara sebanyak lima kali beruntun.
Dengan tunggangannya Ferarri, superioritas Michael Schumacher di F1 pada awal 2000-an tidak terbantahkan. Tak heran jika banyak penggemar mengidolakannya.
Pada 2012 ia putuskan pensiun dari F1 bersama pabrikan Mercedes. Sejak saat itu, aktivitas Schumi lebih sering dihabiskan untuk keluarga kecilnya.
Akan tetapi, momen bersama keluarga justru berubah menjadi petaka bagi Michael Schumacher. Pada 29 Desember 2013, ia terlibat kecelakaan tragis.
Michael Schumacher yang dikenal doyan olahraga ski mengajak anaknya, Mick, ke Pegunungan Alpen. Tapi nahas, Schumi tak bisa menghindar dari takdir itu.
Setelah periode tadi, kondisi Schumi tak lagi seperti sedia kala. Pihak keluarga menutup rapat informasi terkait sang idola. Parahnya, ia dikabarkan koma selama belasan tahun.
Kesaksian Pilot Helikopter Medis- REUTERS/Tim Chong
Pada 28 Mei 2026 lalu, kesaksian datang dari seseorang bernama Yannick Dainese. Ia merupakan pilot helikopter medis yang saat itu bertugas membawa Michael Schumacher ke Rumah Sakit Universitas Grenoble.
Kepada L'Equipe, Yannick Dainese bercerita bahwa situasinya cukup menegangkan. Saat itu, mikrofon hingga kamera GoPro yang biasa digunakan untuk penyelematan, diminta untuk dilepas.
Keluarga Michael Schumacher memang cukup ketat dalam pemberitaan kecelakaan ini. Bahkan, tiga orang mantan karyawannya dibawa ke pihak berwajib usai mengancam akan sebarkan foto Schumi.
Maka dari itu, tidak heran jika tak ada dokumentasi selama proses penyelamatan Michael Schumacher di resor ski Meribel meski korbannya adalah sosok terkenal.
Kini setelah lebih dari 12 tahun, Yannick Dainese berani bicara. Namun untuk menjaga privasi dari keluarga Michael Schumacher, ia tidak terlalu banyak memberi informasi.
“Saya tidak ingin berbicara kepada media untuk menghindari masalah. Selain itu, saya tidak memiliki pengacara yang sama dengan keluarga Schumacher!” jelas Yannick kepada L'Equipe.





