FKN-08 Gelar Konsolidasi Rakyat Organisasi Relawan Pendukung Prabowo, Sepakati 4 Hal Penting

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08) sukses menyelenggarakan Konsolidasi Rakyat Organisasi Relawan Pendukung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kegiatan ini dilaksanakan, Sabtu, (11/7/2026) di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Minta Pengelola SPPG Tak Curangi Menu MBG, Prabowo: Jangan Satu Ayam Dipotong 20

Mengusung tema Konsolidasi Rakyat Mendukung Program Pro-Rakyat dan Pro-Kemandirian Ekonomi Presiden Prabowo Subianto, kegiatan ini menjadi forum silaturahmi, musyawarah dan penyatuan persepsi bersama serta penguatan sinergi antarorganisasi relawan, tokoh masyarakat, akademisi, komunitas, dan berbagai elemen bangsa dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Lebih dari 125 pimpinan komunitas, tokoh masyarakat, akademisi, serta para inisiator FKN-08 hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum yang berlangsung secara terbuka, demokratis, dan penuh semangat kebangsaan.

BACA JUGA: Mengenal Sosok Gus Din: Aktivis, Cicit Pahlawan Nasional KH Mas Mansyur dan Relawan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

Dalam sambutannya, Inisiator sekaligus Ketua Panitia Indria Febriansyah menegaskan FKN-08 dibentuk sebagai wadah persatuan seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat yang sama untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"FKN-08 hadir untuk merangkul, bukan memukul. Forum ini menjadi rumah besar yang menyatukan berbagai organisasi, komunitas, dan elemen masyarakat tanpa sekat," ucap Indria sapaan akrabnya.

BACA JUGA: Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Menurut Indria, tidak ada lagi ego sektoral. Yang ada adalah semangat gotong royong untuk memastikan seluruh program pro-rakyat dan pro-kemandirian ekonomi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.

"FKN-08 menjadi rumah besar kebangsaan bagi seluruh masyarakat dan relawan pendukung Prabowo-Gibran," katanya.

Menurut Indria, dukungan terhadap pemerintahan tidak berhenti pada pernyataan politik semata, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, edukasi publik, pengawalan kebijakan, serta kolaborasi yang konstruktif antara masyarakat dan pemerintah.

Menetapkan 14 Bidang Program Kerja Strategis

Mewakili para inisiator, Yoserizal Nasution memaparkan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkenalkan 14 bidang program kerja strategis yang akan menjadi fokus gerakan FKN-08.

"Salah satu prioritas utama adalah pembentukan koordinator bidang Ketahanan Pangan, sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis Presiden Prabowo dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional," ucap Yose.

Selain itu katanya, forum juga menetapkan berbagai bidang strategis lainnya yang meliputi penguatan ekonomi kerakyatan, koperasi desa, hilirisasi industri nasional, pemberdayaan UMKM, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan komunikasi publik dalam menangkal disinformasi dan berita bohong.

"Seluruh program tersebut akan dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat keberhasilan agenda pembangunan nasional," kata Yose.

Mengawal Ekonomi Pancasila dan Kemandirian Bangsa

Sesi utama menghadirkan Nehemia Lawalata, S.E., mantan Sekretaris Bidang Politik almarhum Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo.

Dalam pemaparannya, dia menegaskan pentingnya mengembalikan arah pembangunan ekonomi Indonesia sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan nasional yang sering dikenal dengan konsep teoruli sumitronomic.

Dia juga mengingatkan pentingnya menghindari praktik ekonomi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu serta mendorong lahirnya sistem ekonomi yang berkeadilan, berdaulat, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Sebagai hasil musyawarah nasional tersebut, peserta menyepakati beberapa komitmen bersama, yaitu:

1.? ?Mendukung sepenuhnya seluruh program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2.? ?Menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan, mengawal, serta membantu pelaksanaan program-program pro-rakyat di seluruh Indonesia.

3.? ?Memperkuat persatuan bangsa dengan melawan disinformasi, fitnah, provokasi, dan berbagai narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

4.? ?Segera membentuk perangkat organisasi dan koordinator bidang, termasuk Bidang Ketahanan Pangan, agar program-program FKN-08 dapat segera diimplementasikan secara nyata di berbagai daerah.

"Konsolidasi Rakyat ini menjadi tonggak awal penguatan gerakan masyarakat sipil yang bersatu mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan sebagaimana cita-cita bangsa," pungkas Lawalata.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia di Usia 74
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Tanda Pasangan Tidak Stabil Secara Emosional
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Setelah Jampidsus, Ahmad Khozinudin Tantang Polri Geledah Bunker di Solo
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MAKI Apresiasi Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
• 12 jam laludetik.com
thumb
FIFA Museum di Miami Pajang Jersei Timnas Indonesia hingga Replika Trofi Jules Rimet Selama Piala Dunia 2026
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.