jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia buka-bukaan soal agenda besar Golkar di masa mendatang.
Hal itu diungkapkan Bahlil saat melantik pengurus DPD Golkar Aceh, Sabtu (11/7).
BACA JUGA: Ungkit Ambiguitas Sikap PDIP, Misbakhun Golkar: Politik Dua Kaki Itu Tidak Elegan
Dua agenda besar Partai Golkar ke yaitu menambah kursi serta mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga selesai.
Oleh karena itu, dia meminta pengurus yang dilantik untuk merangkul semua kekuatan partai baik yang senior, junior tanpa perlu membeda-bedakan siapa dari mana.
BACA JUGA: Golkar Beri Sanksi Kepada 3 Kader yang Unggah Persoalan Internal di Medsos
"Saya senang hari ini saya bisa melantik Bang Salim Fakhry menjadi ketua DPD Golkar dan pengurus," kata Bahlil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini juga menjelaskan Golkar dilahirkan dari rakyat dengan berbagai latar belakang.
"Dari petani, dari nelayan, dari guru, buruh, purnawirawan TNI-Polri, menjadi bagian dari pada kekuatan besar partai yang akan melakukan kerja sama dengan baik," ujarnya.
Dia menegaskan tujuan kerja sama partai politik adalah mewujudkan cita-cita proklamasi tentang kesejahteraan bangsa, tentang pemberian hak-hak yang sama.
“Bagaimana kita semua memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan untuk rakyat bangsa dan negara," lanjut Bahlil.
Di hadapan 180 pengurus yang dilantik sebagai jajaran DPD I Partai Golkar Aceh, Bahlil juga meminta jajaran untuk memperkuat konsolidasi organisasi untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
"Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting untuk menuju penambahan kursi. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi," katanya.
Ia mengatakan konsolidasi menjadi kunci utama keberhasilan partai politik.
Bahlil mengaku pernah membaca buku yang menyebutkan bahwa faktor terpenting kesuksesan partai politik adalah konsolidasi.
"Karena itu, saya meminta kepada pengurus provinsi setelah ini segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa," pungkas Bahlil.
Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhri mengatakan saat ini Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten/kota, anggota DPR Aceh, dan tiga anggota DPR RI.
Dia optimistis perolehan kursi Partai Golkar dari Aceh akan meningkat pada pemilu mendatang.
"Kami tidak bermuluk-muluk. Insyaallah akan kami tambah. Nanti akan kami buktikan, apalagi kalau kami bisa bersatu dengan Forkopimda," ujar Salim.(era/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




