Profil Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung yang Dilarikan ke RS Usai Jatuh Sakit di Ruang Kerja, Begini Kondisinya

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Berikut ini profil Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung yang dilarikan ke RS usai jatuh sakit di ruang kerja. Begini kondisi dari sang pejabat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dikabarkan jatuh sakit saat sedang beraktivitas di ruang kerjanya, Balai Kota Bandung, pada Jumat (10/7/2026). Akibatnya, dia kemudian dilarikan ke rumah sakit di Kota Bandung sekitar pukul 16.30 WIB.

Kabar ini kemudian dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie. Dia mengatakan bahwa Farhan merasa sakit usai menerima tamu, sehingga dibawa ke RS dan terpaksa absen dari agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya, termasuk rapat paripurna di DPRD Kota Bandung.

"Jadi beliau di rapat paripurna yang pertama tidak hadir. Beliau tadinya mau hadir di rapat paripurna yang kedua, tapi ternyata beliau sakit sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit." jelas Henryco, dilansir dari TribunStyle.com.

Henryco menjelaskan bahwa insiden itu sama sekali tidak akan mengganggu kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Pihaknya memastikan seluruh pelayanan publik di Kota Bandung akan tetap berjalan normal seperti biasa sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa terbaik bagi kesembuhan Muhammad Farhan. Mereka berharap agar sang Wali Kota bisa segera pulih dan kembali beraktivitas memimpin warga.

Dalam perkembangannya, Anita Avianty selaku perwakilan yang ditunjuk keluarga Muhammad Farhan memberikan keterangan tertulis, pada Sabtu (11/7/2026). Dia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan masyarakat, kerabat, serta media untuk kesembuhan Farhan.

"Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari wargi Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan," ujar Anita.

Berdasarkan laporan dari tim medis, kondisi Farham saat ini menunjukkan perkembangan yang stabil. Meski begitu, tim dokter masih melanjutkan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kondisi yang dialami Wali Kota Bandung tersebut.

"Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik. Namun demikian, tim dokter masih terus melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi yang dialami beliau," terangnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnaen mengatakan Farhan diduga mengalami kelelahan akibat padanya agenda kedinasan. Bahkan, tidak jarang Wali Kota Bandung satu ini harus ke Jakarta dalam beberapa kesempatan.

 

"Beliau kan, acaranya kita tahulah. Kadang dari subuh, bahkan dari malam, kadang-kadang jam 02.00 WIB malam kan beliau melihat-lihat," ucap Iskandar.

"Termasuk beberapa penertiban yang ada di Pusdai, kemudian bersih-bersih. Terus ini kadang kemarin, padat ke luar kota sebentar ke Jakarta karena melayat mantan Pak Menteri yang meninggal atau wafat kemarin, balik lagi ke sini. Jadi, acara padat itu menyebabkan memang kondisi badannya kurang fit," ujarnya.

Berikutnya, untuk profil Muhammad Farhan sebelum menjadi Wali Kota Bandung dia merupakan penyiar serta presenter TV yang terkenal pada tahun 90-an. Melansir dari Kompas.com, Farhan diketahui telah menikah dengan Aryatri, seorang pekerja seni (produksi film) pada September 1998.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang putra, yaitu Muhammad Ridzky Khalid yang meninggal dunia pada 2015 dan Muhammad Bisma Wibisana. Adapun, karier Muhammad Farhan berawal dari radio setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (Unpad) tahun 1995.

Dia kemudian dikenal sebagai penyiar di beberapa stasiun radio nasional seperti KLCBS, Mustang FM, Hard Rock FM, hingga Delta FM. Sukses menjadi penyiar radio, Farhan kemudian menjadi host dan presenter di beberapa acara televisi seperti Extravaganza, Pentas Sejuta Aksi, hingga Tatap Muka.

Lulusan Unpad satu ini ternyata pernah mengikuti program fellowship di Harvard Bussines School pada tahun 2012 dan MIT Sloan School di tahun 2011. Selanjutnya, dia sempat menjadi Direktur PT Persib Bandung Bermartabat pada tahun 2009 hingga 2016 dan pernah ikut jadi bagian saat klub sepak bola tersebut berhasil juara Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2014.

Karier Muhammad Farhan di politik dimulai pada tahun 2016, saat dia bergabung di Partai Nasdem kemudian berhasil menjadi anggota DPR RI tahun 2019 dan bertugas di Komisi I. Pada tahun 2024, dia sempat gagal saat kembali maju di Pilihan Legislatif (Pileg), namun justru terpilih sebagai Wali Kota Bandung dalam ajang Pilkada Kota Bandung 2024.

Saat itu, Muhammad Farhan yang diusung Partai Nasdem dipasangkan dengan Erwin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasangan yang mendapatkan nomor urut 3 ini kemudian berhasil memenangkan Pilkada dengan perolehan 532.000 suara. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ingatkan Praktik Korupsi Harus Dihentikan
• 38 menit laluidxchannel.com
thumb
Prabowo: Ekonomi Indonesia Dikuasai Neoliberal, Bertentangan dengan UUD
• 18 menit lalukumparan.com
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 12 Juli 2026
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Okupansi Hotel di Makassar Menembus 90 Persen Selama HKG PKK Ke-54 dan HUT Ke-46 Dekranas
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Ajakan Presiden Kawal MBG di TikTok Menunjukkan Keterbukaan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.