Laporan Langsung dari Washington: KTT NATO Berakhir, Trump: “Saya Peringkat Pertama dalam Daftar Target Pembunuhan Iran”

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com KTT NATO di Ankara, Turkiye telah berakhir. Presiden Donald Trump meninggalkan Turkiye dengan pesawat kepresidenan menuju Inggris. Kini kita terhubung dengan reporter NTD Zhang Liang di Washington.

Pembawa Acara:

Halo Zhang Liang, bisakah Anda menyampaikan perkembangan terbaru dari Washington?

Reporter NTD Zhang Liang:

Baik, Li Xin.

Rekan saya, Tao Ming, yang melaporkan langsung dari Turkiye mengatakan bahwa setelah menyelesaikan agenda KTT NATO di Turkiye, Presiden Trump meninggalkan negara itu menggunakan Air Force One versi lama. Setelah tiba di Inggris, ia kemudian berpindah ke pesawat kepresidenan baru dengan corak warna merah, putih, biru, dan emas.

Dalam KTT tersebut, Presiden Trump mengatakan bahwa dirinya selalu menjadi “target nomor satu” Iran, bahkan dalam daftar terbaru target pembunuhan yang disebutnya muncul kemarin, namanya masih berada di urutan pertama.

Di sisi lain, dalam KTT NATO, nilai total pengadaan persenjataan negara-negara anggota dilaporkan melebihi US$50 miliar, yang menurut laporan menunjukkan komitmen NATO untuk meningkatkan belanja pertahanan sesuai permintaan Amerika Serikat.

Jerman diperkirakan akan membeli rudal jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat untuk memperkuat kemampuan pertahanannya.

Pemerintah Amerika Serikat juga telah menyetujui penjualan rudal jelajah Tomahawk kepada Jerman yang memiliki jangkauan lebih dari 1.600 kilometer.

Selain itu, saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengizinkan Ukraina memproduksi rudal Patriot berdasarkan lisensi, serta mempertimbangkan untuk membeli drone buatan Ukraina.

Meskipun selama pertemuan masih terdapat perbedaan pendapat mengenai perdagangan, konflik regional, dan klaim wilayah, seluruh 32 negara anggota NATO akhirnya kembali menegaskan dalam deklarasi bersama komitmen yang “tak tergoyahkan” terhadap Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara, yaitu prinsip pertahanan kolektif.

Trump memuji KTT kali ini sebagai bukti bahwa NATO menunjukkan tingkat persatuan yang sangat tinggi.

Deklarasi tersebut juga menyatakan bahwa NATO akan menerapkan strategi “pencegahan dan pertahanan 360 derajat” untuk menjaga keamanan dan kemakmuran sekitar satu miliar warga negara anggota, sekaligus mempercepat realisasi komitmen peningkatan anggaran pertahanan.

Trump juga secara khusus memuji Spanyol.

Sebelumnya, Spanyol sempat menolak mengikuti komitmen peningkatan anggaran pertahanan NATO, sehingga hubungan kedua pihak sempat tegang selama beberapa bulan. Selain itu, Spanyol juga tidak mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang Iran, yang semakin memperburuk hubungan kedua negara.

Presiden Donald Trump mengatakan: “Hari ini Spanyol memberikan dukungan yang sangat besar kepada saya. Mereka sangat murah hati. Mereka memenuhi permintaan kami mengenai dana dalam jumlah besar. Seandainya mereka melakukan ini sejak dulu, kami tidak perlu terus berdebat dengan mereka. Sebelumnya saya menilai mereka sangat buruk dan bertindak sangat buruk. Namun hari ini semua yang hadir menunjukkan persatuan yang luar biasa. NATO sebenarnya tampil sangat baik.”

Mengenai kerja sama dengan Ukraina, Trump mengatakan : “Kami akan membeli drone mereka. Kami sendiri juga membuat drone, dan kami membuat drone yang hebat. Tetapi mereka memiliki kemampuan untuk memproduksi drone dalam jumlah sangat besar. Kemampuan memproduksi begitu banyak drone dalam kondisi perang benar-benar mengesankan.”

Deklarasi KTT juga kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, serta mendesak Iran untuk sepenuhnya menghormati kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

Pembawa Acara: Terima kasih, Zhang Liang.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Selasa (7 Juli). Kemudian pada Rabu (8 Juli), militer AS kembali menyerang sekitar 90 target di Iran.

Zhang Liang, bisakah Anda menjelaskan lebih rinci?

Reporter Zhang Liang: Baik, Li Xin.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa operasi tersebut menargetkan sekitar 90 sasaran militer di wilayah pesisir Iran.

Menurut CENTCOM, tujuan operasi adalah semakin melemahkan kemampuan Iran melakukan serangan terhadap kapal-kapal dagang dan awak kapal sipil di kawasan Selat Hormuz.

Sasaran serangan meliputi:

Di dalam Air Force One, Presiden Trump memperingatkan Iran bahwa jika kembali menyerang kapal dagang, Iran akan menghadapi serangan yang jauh lebih keras.

Trump berkata:

“Kami menghantam mereka dengan sangat keras. Bisa dikatakan kekuatan serangan kami 20 kali lebih besar daripada mereka. Setiap kali mereka menyerang kami, kami akan membalas dengan kekuatan 20 kali lipat. Itulah yang kami lakukan tadi malam.” 

“Hari ini mereka kembali melakukan sedikit aksi, tetapi itu sebenarnya hanya balasan atas serangan kami semalam. Mereka sebenarnya menyerang tiga kapal, bukan dua. Setiap kali mereka menyerang, kami akan membalas dengan lebih keras lagi. Mereka hampir tidak memiliki apa-apa lagi, dan mereka sangat ingin mencapai kesepakatan.” 

“Mereka baru saja menelpon beberapa waktu lalu. Mereka benar-benar ingin mencapai kesepakatan. Saya hanya tidak tahu apakah mereka layak diajak membuat kesepakatan. Saya juga tidak tahu apakah mereka akan menepatinya. Itulah masalahnya.”

Dalam konferensi pers di Turkiye pada hari Rabu, Trump juga mengatakan bahwa ia tidak yakin akan terjadi perang besar lagi dengan Iran. Namun menurutnya, gencatan senjata sudah berakhir, dan berunding dengan Iran hanyalah membuang waktu.

Trump mengatakan: “Mereka adalah orang-orang yang kejam. Mereka dipimpin oleh orang-orang yang tidak waras. Mereka brutal dan penuh kekerasan. Kalau mereka memiliki senjata nuklir, mereka pasti akan menggunakannya.” 

“Menurut saya, gencatan senjata sudah berakhir. Saya akan berbicara dengan para perunding kami. Mereka memang ingin berunding. Witkoff dan Kushner adalah orang-orang yang sangat baik. Tetapi mereka harus melapor kepada saya. Menurut saya, berurusan dengan Iran hanyalah membuang-buang waktu. Mereka semua pembohong.”

Laporan tersebut juga menyebut bahwa serangan terhadap Iran telah memengaruhi harga minyak. Harga minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) naik pada hari sebelumnya, tetapi turun ketika perdagangan dibuka hari ini.”

Untuk membantu menstabilkan harga bahan bakar, Gedung Putih mendorong proyek “Freedom Fuel Network”. Saat ini terdapat 25 SPBU yang tergabung dalam jaringan tersebut di negara bagian Pennsylvania dan New Jersey. Harga bensin reguler dijual sebesar US$3,47 per galon.

Menurut laporan, angka 3,47 dolar dipilih untuk memperingati Trump sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. SPBU-SPBU tersebut dimiliki oleh pihak swasta dan tidak menerima subsidi dari pemerintah. 

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MUI: Produk Bernuansa Erotis tak Dapat Sertifikat Halal
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mojtaba Khamenei Janji Balas Dendam Atas Kematian Ali Khamenei
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wagub Erwan Dorong Pemerintah Kabupaten dan Kota Kembangkan Wisata Ramah Muslim
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jadwal Prancis Vs Spanyol dan Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Militer Israel Bidik Lebih dari 200 Hektare Lahan di Tepi Barat
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.