Sambil Menahan Tangis, Cak Lontong Ungkap Kronologi Meninggalnya Temon: Sempat Keluhkan Dada Kiri

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Dunia komedi Tanah Air kembali dirundung duka mendalam. Pelawak senior Simson Rarameha Ngadang alias Temon meninggal dunia pada Minggu (12/6/2026). Kepergian pria yang dikenal sebagai sahabat karib Abdel Achrian ini menyisakan keterkejutan luar biasa bagi rekan-rekan sejawatnya, termasuk komedian Cak Lontong.

Hadir di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Cak Lontong tampak sangat terpukul. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan sosok sahabat yang telah dikenalnya selama lebih dari dua dekade.

"Ya saya turut berduka cita dan mengucapkan belasungkawa buat teman kami, Temon, yang sering kita kenal dengan Bang Temon. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Cak Lontong di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kronologi Gejala Serangan Jantung

Cak Lontong mengungkapkan bahwa kabar kepergian Bang Temon sangat mendadak. Berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari istri almarhum, Temon sempat mengeluhkan sakit pada bagian dadanya tepat di pagi hari sebelum mengembuskan napas terakhir.

"Memang kepergiannya mendadak karena baru tadi pagi kita dapat kabar," kata Cak Lontong.

Ia melanjutkan penjelasannya mengenai kondisi terakhir almarhum di rumah sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Cuma tadi cerita dari istrinya kan tadi pagi ada gejala yang mengarah ke serangan jantung kayaknya ya. Karena sempat megang dada, megang dada kirinya, terus kemudian dibawa ke rumah sakit tapi mungkin Tuhan berkehendak lain jadi tidak bisa diselamatkan," terang Cak Lontong.

Tak Ada Riwayat Sakit Sebelumnya

Kejadian ini terasa begitu cepat bagi Cak Lontong. Pasalnya, ia mengaku tidak pernah mendengar kabar bahwa Temon sedang menderita suatu penyakit. Pertemuan terakhir mereka di akhir bulan Juni lalu pun tidak menunjukkan tanda-tanda almarhum sedang tidak sehat.

"Tapi saya sendiri sebenarnya malah nggak denger dia sakit sebelumnya. Terakhir ketemu akhir bulan Juni kemarin pas di Jakarta kan pengisi acara di Ancol, di Pasar Seni Jakculture. Kebetulan Bang Temon juga ikut mengisi, jadi itu pertemuan saya langsung terakhir dengan Bang Temon," kenang Cak Lontong.

 

Cak Lontong juga menambahkan bahwa saat perform terakhir kali, Temon masih terlihat sangat bugar dan penuh energi.

"Kita lihat dia masih perform di panggung, masih kelihatan sehat, masih semangat, masih lucu kayak biasanya jadi nggak nyangka aja kalau hari ini beliau meninggal," ujarnya.

Di akhir wawancara, Cak Lontong memohon doa kepada seluruh masyarakat agar almarhum diberikan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

"Kita mohon doanya dari teman-teman buat Bang Temon," pungkasnya. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penambahan Dermaga di Ketapang-Gilimanuk Jadi Kunci Optimalisasi Penyeberangan
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Piala Dunia 2026: Rekor Luar Biasa Kylian Mbappe yang Mustahil Bisa Dilakukan Lione Messi dan Cristiano Ronaldo
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Komisi III DPR Yakin Plt Jampidsus Kejagung Kerja All Out: Tugas Anda Berat
• 23 jam laludetik.com
thumb
BKKBN Sumsel Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Ini Tujuannya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menjadi Utuh: Perempuan yang Bahagia Melalui Mimpi dan Pertumbuhan Diri
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.