Grid.ID - Mala Agatha dan Icha Chellow menjadi sorotan publik setelah keduanya dilaporkan ke polisi imbas mengubah lagu Anisa Bahar menjadi vulgar. Mereka kini dikecam anggota DPR RI Atalia Praratya.
Kontroversi ini bermula saat lagu Anisa Bahar berjudul ‘Gapapa’ yang sempat viral kemudian dibawakan oleh Mala Agatha dan Icha Chellow dengan lirik tak senonoh, hingga membuat sang pemilik lagu asli murka.
Buntut dari polemik lagu Anisa Bahar yang liriknya diubah oleh Mala Agatha dan Icha Chellow itu pun kini merembet hingga ke jalur hukum.
Diberitakan sebelumnya, Anisa Bahar melayangkan ultimatum yakni agar Mala dan Icha memberikan penjelasan tentang lagunya yang diubah menjadi vulgar.
Sang pedangdut pun mengaku tidak akan tinggal diam setelah lagunya diubah sehingga bermakna bak merendahkan wanita.
"Mami enggak akan tinggal diam, mami akan proses ini supaya ada efek jera buat mereka karena lagu ini sudah sangat merusak sekali, bukan cuma sekali, tapi anak-anak bangsa Indonesia," ujarnya, seperti dikutip dari Tribun Bogor pada Jumat (10/7/2026).
Akan tetapi, Mala dan Icha masih bungkam walaupun Anisa Bahar selaku pemilik lagu sudah menyuarakan kemarahannya.
Hingga pada Kamis (9/7/2026), Ketua Umum DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, resmi melaporkan Icha Chellow dan Mala Agatha ke Polrestabes Surabaya.
Mala dan Icha diadukan karena lagu versi modifikasi yang dibawakan dinilai keduanya mengandung lirik vulgar sehingga dikhawatirkan berdampak buruk untuk moral anak bangsa.
Dikecam Atalia Praratya
Usai diultimatum Anisa Bahar dan dipolisikan, Mala dan Icha kini dikecam oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya.
Atalia Praratya yang tergabung dalam Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak lantas mengungkap tanggapannya di media sosial.
Ia mengaku tak sanggup mengunggah lagu Anisa Bahar yang telah diubah jadi vulgar oleh Mala Agatha dan Icha Chellow itu lantaran berisi lirik tak senonoh.
Dalam unggahan Instagram @ataliapr pada Jumat (10/7/2026) itu, Atalia juga merasa miris dengan kelakuan Mala dan Icha yang nekat mengubah lirik lagu jadi vulgar hanya demi viral.
“Saya sampai tidak tega dan jijik mau posting lagunya. Sungguh lagu tersebut sangat tidak layak untuk diperdengarkan kepada siapa pun.”
“Sungguh miris! Demi viral, Perempuan mencomot lagu milik orang lain lalu dirubah liriknya dengan kata-kata tidak senonoh, dan bahkan dibuat video klipnya.”
“Tidak habis pikir, Ada perempuan-perempuan yang merendahkan diri mereka sendiri seperti ini. Mereka lupa bahwa secara tidak langsung mereka juga merendahkan kaumnya sendiri dan merusak moral generasi muda,” tulisnya.
Atalia berujar tidak ada kata maaf untuk Mala dan Icha karena ini bukanlah kali pertama mereka menyanyikan lagu tak senonoh.
“Tidak ada maaf yang bisa diterima, apalagi ini dilakukan dengan sadar dan bukan yang pertama kali dilakukan.”
“Kawan-kawan.. Stop bahas ini dengan memperdengarkan lagunya. Jangan beri panggung, jangan beri ruang, jangan beri popularitas bagi mereka dan perempuan-perempuan perusak moral lainnya! Mari saling jaga untuk harga diri perempuan dan masa depan anak2 kita,” ujarnya memungkasi. (*)
Artikel Asli




