jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto remi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera dan Kalimantan.
Hal demikian seperti disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melalui video yang diunggah di Instagram akunnya, Jumat (10/7).
BACA JUGA: Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Pegang Peran Penting
Menhut dalam konten di Instagramnya tampak melaksanakan sambungan video telepon dengan Anak Gajah bernama Nona Seroja yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau.
Raja Juli mulanya mengucapkan ulang tahun bagi Nona Seroja yang berulang tanun pada 10 Juli 2026.
BACA JUGA: Menhut Raja Juli: Perdagangan Karbon Tidak Hanya untuk Elite, Tetapi
Dia mengungkapkan kado bagi gajah telah hadir dengan terbit Inpres penyelamatan hewan mamalia itu.
"Ada kabar gembira untuk Nona Seroja, Bang Domang, Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan telah terbit Instruksi Presiden untuk penyelamatan populasi Gajah dan habitat Gajah Sumatera dan Kalimantan,” ujar Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
BACA JUGA: Menhut Raja Juli Dinilai Bangun Fondasi Baru Konservasi Gajah Berbasis Kolaborasi
Raja Juli menuturkan Inpres itu mengatur keterlibatan berbagai sektor agar penyelamatan populasi dan habitat gajah terlindungi seiring dengan pembangunan yang tetap berjalan.
Menhut mencontohkan harus disiapkan koridor satwa untuk pergerakan gajah ketika pembangunan infrastruktur jalan melintasi kawasan jelajah hewan mamalia itu.
“Begitu juga kalau ada perkebunan yang masuk ke jalur jelajah gajah, harus ada ruang yang dikosongkan bahkan diperkaya menjadi area preservasi supaya gajah tetap bisa bergerak di habitatnya dengan makanan yang cukup,” kata sks Wakil Kepala Otorita IKN itu.
Dalam impres disebutkan, terdapat sembilan menteri yang terlibat dalam penyelamatan populasi dan habitat gajah.
Beberapa di antaranya, Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Keuangan, Menteri Investasi dan Hilirisasi, selain itu turut serta Kepolisian, Gubernur, Bupati Walikota di Sumatera dan Kalimantan Utara.
“Semua kementerian yang mendapat amanat dalam Inpres ini mempunyai kewajiban menjaga rumahnya Nona Seroja, Bang Domang, dan kawan-kawannya. Insyaallah nanti kita akan eksekusi lebih baik lagi di lapangan,” kata dia. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




