Persebaya Surabaya fokus mempercepat proses adaptasi para pemain baru jelang turnamen pramusim Piala Presiden hingga kompetisi Super League musim 2026/2027.
Bernardo Tavares pelatih Persebaya memilih menggabungkan latihan fisik dan taktik sejak hari pertama latihan agar para pemain segera memahami pola permainan Bajul Ijo, seiring dengan jadwal pertandingan yang semakin dekat.
“Kami mulai menggabungkan aspek fisik dan taktik dalam sesi latihan karena kami memiliki cukup banyak pemain baru yang harus segera beradaptasi dengan cara bermain tim,” katanya.
Pelatih asal Portugal itu menjelaskan, proses adaptasi harus dipercepat karena Persebaya tidak memiliki banyak waktu sebelum menjalani pertandingan perdana.
Persebaya dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang dalam laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (19/7/2026).
Setelah itu, skuad Bajul Ijo akan mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden pada 25 Juli sampai 6 Agustus, sebelum akhirnya akan menjalani kompetisi resmi Super League musim 2026/2027 mulai September 2026.
“Itulah alasan mengapa sejak latihan pertama kami langsung memasukkan elemen taktik. Kami harus beradaptasi dengan situasi yang ada dan memastikan pemain berkembang tanpa mengalami kelelahan berlebihan,” ujarnya.
Tavares menyebut bahwa persiapan kali ini cukup menantang, namun ia optimistis Persebaya bisa menjalani persiapan dengan maksimal dan mampu mempersembahkan hasil positif.
Seperti diketahui, sebelum menggelar latihan bersama, seluruh pemain Persebaya telah menyelesaikan rangkaian medical check-up dan tes fisik.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar tim pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pemain. (ris/saf/ham)




