Profil Jansen Manansang, Sosok Pendiri Taman Safari Indonesia

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jansen Manansang merupakan sosok di balik berdirinya Taman Safari Indonesia pada 1980. Taman safari itu berdiri pertama di ASEAN yang menjadi tempat wisata sekaligus pusat konservasi dan edukasi satwa di Indonesia.
 
Tempat rekreasi keluarga tak lepas dari pilihan Taman Safari Indonesia. Saat ini, Taman Safari Indonesia memiliki koleksi lebih dari 22 ribu satwa yang berasal dari hampir seluruh penjuru dunia.
 
Taman Safari Indonesia juga membangun bank sperma untuk sejumlah satwa yang dilindungi sebagai upaya menjaga kelestariannya di masa mendatang, termasuk untuk Harimau Sumatera.

Langkah konservasi yang dilakukan Taman Safari Indonesia melibatkan Jansen Manansang dan timnya serta kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pecinta alam, dan kalangan akademisi.

Baca Juga :

Siap Lihat Banyak Satwa? Intip Harga Tiket Taman Safari Juli 2026
Kerja sama tersebut kemudian melahirkan berbagai upaya penyelamatan satwa melalui konsep konservasi berbasis exsitu.
  Mengenal Jansen Manansang, pendiri Taman Safari Indonesia
Nama Jansen Manansang telah lama dikenal dalam dunia konservasi satwa di Indonesia. Bersama keluarga Manansang, ia mendirikan Taman Safari Indonesia yang kemudian berkembang menjadi taman safari pertama di kawasan ASEAN.
 
Jansen juga terlibat dalam pembangunan Suaka Rhino Sumatra (SRS) di Taman Nasional Way Kambas pada tahun 1990-an. Saat ini, Jansen menjabat sebagai Direktur Eksekutif dan Ketua Pengurus Yayasan Badak Indonesia (YABI), sekaligus anggota dewan penasihat Association of Southeast Asian Zoos.
 
Kontribusinya dalam pelestarian satwa membuat Jansen menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Outstanding Contribution for Animal Welfare dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), gelar Father of Wildlife Conservation dari MORE (Messenger of Revival), serta penghargaan Upakarta Reksa Mrga-taru dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).
 
Perjalanan Taman Safari Indonesia bermula ketika keluarga Manansang menemukan lahan bekas perkebunan teh seluas 60 hektare di Cisarua, Bogor. Pembangunan dimulai pada 1980 dan Taman Safari kemudian resmi beroperasi setahun setelahnya. 
 
Kini, tempat rekreasi keluarga tersebut memiliki lebih dari 600 spesies dan lebih dari 22 ribu satwa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Bogor dan Prigen, Jawa Timur. (Syarifah Komalasari)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi ASN di Nias Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 12 Apartemen, Kesaksian Saksi Berbeda-beda hingga Muncul Dugaan Bunuh Diri
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Kalimat yang Bisa Melukai Hati Anak
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mendesak Legislasi Pemilu
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Ziarah Makam Bung Hatta, Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi Lewat Estafet Generasi Muda
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Peringati Hari Anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unhas Gelar Baksos
• 17 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.