Sempat Kena Mental, Dean James Move On dari Skandal Paspoortgate yang Hampir Bikin Gantung Sepatu dari Liga Belanda

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Dean James mengaku sudah move on dari skandal Paspoortgate yang sempat menyeretnya. 

Paspoortgate sempat viral karena pemain keturunan negara lain yang lahir di Belanda kehilangan status sebagai pemain lokal setelah melepas paspor Belanda. Tak hanya Dean James, sejumlah nama pemain Timnas Indonesia seperti Tim Geypens dan Justin Hubner tak bisa memperkuat tim sendiri. 

Untuk pertama kalinya, Dean James angkat bicara mengenai polemik paspoortgate yang sempat membuat kariernya bersama Go Ahead Eagles terganggu pada musim lalu. 

Selayaknya pemain yang akan gantung sepatu alias pensiun, Dean James tak bisa bermain untuk Go Ahead Eagles bahkan dilarang berlatih bersama tim atau hanya menggunakan jersey kebanggaannya. 

Kini, setelah semuanya selesai, pemain berposisi bek kiri itu mengaku lega dan tak ingin lagi membahas persoalan tersebut.

"Saya hanya senang semuanya sudah berakhir. Banyak sekali yang saya pikirkan saat itu dan liburan benar-benar membantu saya untuk menenangkan diri," kata Dean James dikutip dari laman Oost, Minggu (12/7/2026). 

Saat itu, NAC Breda yang keberatan dengan status pemain Dean James sebagai pemain lokal mengajukan tuntutan pada KNVB. KNVB yang mengakui Dean James berstatus pemain asing non Eropa pun tak memberikan sanksi apa pun pada pemain maupun klub. 

Tak puas, NAC Breda mengajukan tuntutan di pengadilan pada KNVB. Dalam kasus ini, KNVB dinyatakan menang walau para pemain yang terseret di skandal Paspoortgate wajib memiliki izin tinggal sebagai jalan tengah. 

"Sebenarnya saya juga tidak ingin membicarakannya lagi. Saya senang semuanya sudah selesai dan sekarang kami harus melihat ke depan. Semua masalah sudah terselesaikan," kata Dean James. 

James mengakui situasi itu sempat membuatnya kebingungan karena tidak mengetahui bagaimana persoalan tersebut akan berakhir.

"Pada awalnya saya benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya bahkan tidak boleh masuk ke lapangan latihan. Itu tentu sesuatu yang harus saya biasakan dan saya sama sekali tidak tahu bagaimana masalah ini akan diselesaikan. Syukurlah klub dan para pengacara berhasil menanganinya dengan baik," kenang Dean James.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TP PKK minta kader perkuat 10 program pokok selaras Astacita
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Jaringan Listrik Kuba Kembali Runtuh dalam Seminggu, Memperburuk Kekurangan Pembangkit Listrik dan Bahan Bakar yang Sudah Ada
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo Bakal Tertibkan BUMN-BUMN: Itu Sumber Korupsi
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Tri Tito: Kolaborasi Pemda dan TP PKK Kunci Program Prioritas Jangkau Keluarga
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Hotman Paris Serahkan Rp200 Juta Tunai untuk YTR Lewat Keluarga, Awal dari Pencairan Donasi Miliaran Rupiah
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.