Prabowo: Ekonomi Kerakyatan Harus jadi Arah Pembangunan Nasional

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sistem ekonomi kerakyatan harus dikembalikan menjadi arah utama pembangunan nasional. Langkah ini dinilai krusial untuk mengimplementasikan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

"Cukup lama kita berjuang untuk mengembalikan arah pembangunan ekonomi ke arah yang dirancang oleh pendiri-pendiri bangsa kita, yaitu ekonomi kekeluargaan, ekonomi kerakyatan, ekonomi di mana semua unsur harus berperan dan harus diberi kesempatan," ujar Prabowo pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 12 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Prabowo: Kopdes Merah Putih Sediakan Kredit Mikro dengan Bunga 8% per Tahun

Prabowo menjelaskan bahwa gagasan ekonomi para pendiri bangsa sengaja dirancang untuk membuka ruang bagi semua pelaku usaha agar bisa tumbuh bersama. Konsep ini bertolak belakang dengan pendekatan kapitalisme neoliberal yang bertumpu pada keyakinan efek menetes ke bawah (trickle-down effect).

Menurut Kepala Negara, pengalaman empiris selama berdekade-dekade membuktikan bahwa teori kapitalisme tersebut gagal menciptakan keadilan ekonomi di masyarakat.

"Saya termasuk mungkin salah satu yang dari awal sudah memperingatkan bahwa paham kapitalisme neoliberal tidak akan berhasil dan tidak akan membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak," tegas Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Prabowo juga menyoroti fenomena global saat sejumlah negara barat yang dahulu memelopori neoliberalisme kini justru mulai memutar haluan. Negara-negara tersebut kini dinilai lebih proteksionis dan mengutamakan kebijakan yang melindungi kepentingan domestik mereka sendiri.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui revitalisasi koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun sistem ekonomi yang berkeadilan agar hasil pembangunan tidak menumpuk pada segelintir kelompok saja.

Presiden meminta dukungan penuh dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat agar program-program yang berpihak pada kedaulatan ekonomi rakyat ini dapat berjalan optimal.

"Saya tidak akan ragu-ragu, saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia. Saya minta kesabaran," kata Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi Trunojoyo Usut Tiga Korupsi Jumbo
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persib Siapkan Rekrutan Baru, Umuh Muchtar: Tunggu Saja, Pokoknya Kejutan!
• 22 jam lalubola.com
thumb
SDN di Jaksel Diteror Bom di Hari Pertama Masuk Sekolah, Tim Gegana dan Densus 88 Dikerahkan
• 30 menit lalugrid.id
thumb
Hari Pertama Masuk Sekolah, Lalin Halim Arah Cawang Macet
• 7 jam laludetik.com
thumb
CORE Ingatkan Potensi Sewa Modal Gadai Lebih Mahal Jika Tren Suku Bunga Tinggi Berlanjut
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.