Beijing (ANTARA) - Kementerian Sumber Daya Air China pada Minggu (12/7) memperbarui status peringatan banjir ke level kuning, seiring prakiraan bahwa Topan Bavi akan membawa curah hujan lebat di sebagian besar wilayah di negara tersebut mulai Minggu hingga Selasa (14/7). Otoritas setempat telah meningkatkan upaya pengendalian banjir dan penanggulangan bencana di area-area terdampak.
China memiliki sistem peringatan empat tingkat dengan kode warna untuk banjir, dengan merah mewakili level terparah, diikuti oleh oranye, kuning, dan biru. Peringatan level kuning menyerukan peningkatan kesiapsiagaan dan langkah-langkah pencegahan.
Hujan lebat, dengan akumulasi curah hujan berkisar antara 40 mm hingga 90 mm, diprakirakan akan mengguyur sebagian daerah di China timur, tengah, dan selatan, termasuk kawasan Yangtze-Huaihe, cekungan Sungai Kuning, serta area-area timur laut. Beberapa daerah bahkan berpotensi mencatat curah hujan hingga melampaui 260 mm.
Rangka baja dipasang di sepanjang jalan tempat robohnya pagar pembatas akibat diterjang angin kencang di Yuhuan di Kota Taizhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 12 Juli 2026. ( ANTARA/Xinhua/Xu Yu
Foto yang diambil oleh ponsel pada 12 Juli 2026 ini menunjukkan pohon-pohon ditiup oleh angin kencang di pinggir jalan di Kota Yueqing, Provinsi Zhejiang, China timur. ANTARA/ Xinhua/Jiang Han
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 12 Juli 2026 ini memperlihatkan sejumlah pekerja menyedot genangan air dari ruas jalan yang terendam banjir di Kota Yueqing, Provinsi Zhejiang, China timur. ANTARA/Xinhua/Jiang Han
Relawan dan pekerja penyelamat di Yuhuan di Kota Taizhou di provinsi Zhejiang, China timur membongkar kerangka perisai besi yang terbalik oleh angin kencang, 12. Juli 2026. ANTARA/Xinhua/Xu Yu
China memiliki sistem peringatan empat tingkat dengan kode warna untuk banjir, dengan merah mewakili level terparah, diikuti oleh oranye, kuning, dan biru. Peringatan level kuning menyerukan peningkatan kesiapsiagaan dan langkah-langkah pencegahan.
Hujan lebat, dengan akumulasi curah hujan berkisar antara 40 mm hingga 90 mm, diprakirakan akan mengguyur sebagian daerah di China timur, tengah, dan selatan, termasuk kawasan Yangtze-Huaihe, cekungan Sungai Kuning, serta area-area timur laut. Beberapa daerah bahkan berpotensi mencatat curah hujan hingga melampaui 260 mm.
Rangka baja dipasang di sepanjang jalan tempat robohnya pagar pembatas akibat diterjang angin kencang di Yuhuan di Kota Taizhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 12 Juli 2026. ( ANTARA/Xinhua/Xu Yu
Foto yang diambil oleh ponsel pada 12 Juli 2026 ini menunjukkan pohon-pohon ditiup oleh angin kencang di pinggir jalan di Kota Yueqing, Provinsi Zhejiang, China timur. ANTARA/ Xinhua/Jiang Han
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 12 Juli 2026 ini memperlihatkan sejumlah pekerja menyedot genangan air dari ruas jalan yang terendam banjir di Kota Yueqing, Provinsi Zhejiang, China timur. ANTARA/Xinhua/Jiang Han
Relawan dan pekerja penyelamat di Yuhuan di Kota Taizhou di provinsi Zhejiang, China timur membongkar kerangka perisai besi yang terbalik oleh angin kencang, 12. Juli 2026. ANTARA/Xinhua/Xu Yu





