HARIAN.FAJAR.CO.ID, TEHERAN—Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menghancurkan peluncur rudal HIMARS AS di Kuwait saat eskalasi terus berlanjut di seluruh wilayah.
Dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Fars seperti dikutip TRT World, IRGC mengatakan telah menargetkan peluncur rudal darat-ke-darat AS dalam “operasi drone presisi.”
Pernyataan itu mengatakan peluncur dan pod rudal yang menyertainya, yang “siap ditembakkan ke arah Iran, telah dihancurkan.”
IRGC juga mengutip laporan tidak resmi yang mengklaim bahwa tiga perwira AS tewas dan beberapa lainnya terluka dalam operasi tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, rudal jarak pendek HIMARS AS telah menargetkan beberapa lokasi di sepanjang pantai selatan Iran selama serangan baru-baru ini dan sepanjang ofensif AS-Israel, yang dimulai pada bulan Februari.
Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) dengan tegas menolak pernyataan tersebut dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.
“KLAIM: Propaganda Iran mengklaim hari ini bahwa tiga anggota militer Amerika tewas di Kuwait akibat serangan dari Iran,” tulisnya.
Tidak ada komentar langsung dari pihak berwenang Kuwait mengenai klaim spesifik Iran tersebut.
Sebelumnya, Kuwait mengatakan bahwa tiga pos perbatasan darat di utara negara itu dan sebuah platform pengeboran lepas pantai yang dioperasikan oleh Kuwait Oil Company (KOC) diserang.
Serangan itu menyebabkan kerusakan material dan melukai seorang pekerja, tanpa menyebutkan pihak mana yang berada di balik serangan tersebut. (amr)




