Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui kemenangan dramatis atas Norwegia menjadi bekal berharga menjelang semifinal Piala Dunia 2026. The Three Lions kini bersiap menghadapi juara bertahan Argentina.
Tuchel menilai waktu pemulihan menjadi faktor penting sebelum laga besar tersebut. Inggris akan memanfaatkan seluruh fasilitas yang tersedia agar para pemain berada dalam kondisi terbaik.
"Tiga hari berikutnya sangat penting untuk pemulihan. Kemenangan ini akan sangat membantu. Kami memiliki fasilitas terbaik dan kami akan siap," ujar Tuchel dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Norwegia.
Mantan pelatih Chelsea itu mengatakan seluruh skuad kini fokus menghadapi pekan terakhir turnamen. Menurutnya, setiap pemain memahami besarnya tantangan yang menanti di babak semifinal.
Tuchel juga mengaku bangga dengan mental juang para pemainnya. Inggris berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 dan mengamankan tiket ke empat besar.
Dua gol Jude Bellingham menjadi penentu kemenangan The Three Lions. Gelandang Real Madrid itu mencetak gol penyeimbang pada injury time babak pertama sebelum memastikan kemenangan di babak perpanjangan waktu.
"Dari lubuk hati saya, tidak diragukan lagi saya bangga dan bahagia. Saya merasa sangat terhubung dengan tim ini karena mereka melakukan apa pun yang diperlukan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Mereka menolak untuk kalah," kata Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu juga menanggapi anggapan bahwa Inggris terlalu bergantung pada Jude Bellingham dan Harry Kane. Menurutnya, tidak ada yang salah jika dua pemain terbaik menjadi pembeda di pertandingan penting.
"Tidak ada yang salah dengan itu. Kami tidak perlu merasa bersalah karena kedua pemain ini bermain untuk kami dan menentukan hasil pertandingan. Itu sangat mengesankan," ujar Tuchel.
Laga melawan Norwegia juga diwarnai sejumlah keputusan VAR yang cukup krusial. Gol Torbjorn Heggem dianulir karena Erling Haaland lebih dulu melakukan pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Selain itu, penalti yang sempat diberikan kepada Inggris pada menit-menit akhir juga dibatalkan. Keputusan tersebut berubah setelah wasit meninjau ulang insiden pelanggaran terhadap Djed Spence melalui VAR.




