JOMBANG, iNews.id - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mojongapit 3 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hanya mendapatkan satu siswa baru pada tahun ajaran ini. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar di kelas I berlangsung layaknya les privat.
Siswa baru itu bernama Yoga Pratama. Bocah berusia 6 tahun tersebut menjadi satu-satunya murid kelas I yang mengikuti kegiatan belajar pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026) pagi.
Meski belajar seorang diri, Yoga tetap terlihat bersemangat mengikuti pelajaran yang diberikan guru. Dia memperhatikan materi dan mengerjakan tugas di dalam kelas seperti siswa lainnya.
Kepala SDN Mojongapit 3 Nikmaturrohmah mengatakan, jumlah siswa baru pada tahun ini berbeda jauh dibandingkan jumlah murid yang baru saja lulus.
“Hanya ada satu siswa laki-laki di tahun ajaran ini. Untuk yang lulus tahun ini ada 19 orang,” ujarnya.
Baca Juga:Mabes TNI Ungkap Alasan Kerahkan Prajurit saat Demo MahasiswaNikmaturrohmah menduga minimnya jumlah siswa baru dipengaruhi kondisi tenaga pengajar di sekolah tersebut pada tahun sebelumnya. Saat itu, SDN Mojongapit 3 hanya memiliki dua guru sehingga kegiatan pembelajaran beberapa kelas harus digabung.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat khawatir anak-anak mereka tidak mendapatkan kegiatan belajar secara maksimal.
“Waktu saya tanya ke orang tua siswa, mereka bilang alasannya karena tidak ada guru sehingga ragu,” katanya.
Namun, kondisi tenaga pengajar di sekolah itu kini telah berubah. Dinas Pendidikan menempatkan lima guru baru di SDN Mojongapit 3 sehingga setiap kelas dapat ditangani oleh satu guru.
Tambahan tenaga pendidik tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Pihak sekolah juga telah menyiapkan strategi agar Yoga tidak merasa kesepian selama mengikuti kegiatan belajar. Dalam beberapa aktivitas, dia akan digabungkan dengan siswa dari kelas lain.
“Untuk siswa baru ini karena satu orang ya seperti privat. Kami juga siapkan agar siswa tidak kesepian kami gabung dengan kelas lain,” ucapnya.
Baca Juga:Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGNNikmaturrohmah berharap penambahan lima guru menjadi titik awal kebangkitan SDN Mojongapit 3. Sekolah akan berusaha meyakinkan masyarakat bahwa kegiatan belajar kini dapat berjalan lebih optimal. Pihak sekolah juga berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada Yoga meski dia menjadi satu-satunya siswa baru pada tahun ajaran ini.
#jatim




