Profil Wardoyo Wijaya, Eks Bupati Sukoharjo Terseret Kasus Pemerasan yang Menjerat Istrinya Etik Suryani, Berpeluang Diperiksa KPK

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Profil Wardoyo Wijaya, eks Bupati Sukoharjo terseret kasus pemerasan yang menjerat istrinya Etik Suryani. Dia diketahui berpeluang diperiksa KPK.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dikabarkan telah resmi menjadi tersangka dan ditahan atas kasus pemerasan, pada 11 Juli 2026. Sebelumnya, pada Kamis (9/11/2026) dia berhasil ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam penyelidikannya, KPK menemukan adanya praktik penerimaan uang dari Aparatur Sipil Negara (ASN) melaui mekanisme yang disebut "upah pungut". Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut Etik diduga meneruskan pola yang sebelumnya dijalankan oleh suaminya, Wardoyo Wijaya.

Dia disebut menggunakan sejumlah kode perintah salah satunya yaitu kalimat "Tambahan upah pungut kae ana ta?" yang diduga digunakan untuk menanyakan adanya tambahan setoran. Selain itu ada juga kalimat "Kowe mrene kan ora bayar, padhakna karo bapak," yang dimaknai sebagai perintah agar besaran setoran disamakan dengan masa kepemimpinan bupati sebelumnya.

Sementara itu, dalam praktik pemerasan ini, Etik ternyata dibantu oleh anak buahnya yaitu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sukoharjo, Richard Tri Handoko, untuk untuk mengumpulkan upah pungutan. Richard diketahui mengumpulkan sekira 40 persen dari insentif yang diterima oleh sejumlah pegawai di BPKAD.

Selain itu, dia juga memerintahkan para eselon III di lingkup BPKAD untuk menyetor potongan upah pungut itu kepada Nardi selaku Sekertaris BPKAD yang kemudian diserahkan ke Etik Suryani. Selama periode 2021-2026, diketahui total setoran upah pungut yang diterima Etik mencapai Rp2,93 miliar.

Adapun, bupati sebelumnya juga ikut memerintahkan hal serupa kepada jajaran BPKAD. Saat itu, Wardoyo Wijaya disebut memberikan kalimat perintah "wis dilantik aja mendeleng wae," yang artinya sudah dilantik, jangan diam saja.

“Maksudnya agar pegawai di BPKAD tersebut memberikan setoran kepada Bupati saat itu,” tutur Asep Guntur, dilansir dari TribunTrends.com.

Dalam perkembangan kasus pemerasan ini, KPK kemudian membuka peluang untuk memeriksa mantan Bupati Sukoharjo sekaligus suami Etik yaitu Wardoyo Wijaya. Asep Guntur mengatakan, penyidik akan meminta keterangan Wardoyo apabila hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisi sesehatannya memungkinkan.

Menurut Asep, pemeriksaan diperlukan untuk mendalami rangkaian dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diusut. Penyidik juga akan mendalami dugaan bahwa praktik pemerasan berlangsung secara berkelanjutan atau telah menjadi "tradisi" sejak masa pemerintahan sebelumnya.

"Saat ini, kondisi kesehatan dari suami saudara ETS ini mengalami sakit. Tapi tentunya kami tetap akan meminta keterangan apabila nanti hasil dari pengecekan medis memungkinkan untuk dimintakan keterangan yang bersangkutan," ujar Asep.

 

Selanjutnya, untuk profil Wardoyo Wijaya diketahui lahir, pada 8 Juni 1996 dan merupakan kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dalam hal pendidikan, dia diketahui pernah bersekolah di SD Negeri Jendi Selo, Selogiri serta SMP Negeri 1 Selogiri yang keduanya ada di Wonogiri.

Selanjutnya dia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri Kartasura, Sukoharjo dan kemudian berkuliah di Universitas Slamet Riyadi Surakarta lalu lulus dengan meraih gelar Sarjana Muda dan juga Sarjana Hukum. Selain itu, dia juga menyelesaikan pendidikan Magister Hukum di kampus yang sama sebelum memperoleh gelar Magister Manajemen di Universitas STIE AUB Surakarta.

Sebelum menjadi Bupati Sukoharjo, Wardoyo pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo periode 2004-2009. Karier politik suami Etik Suryani ini kemudian berlanjut usai terpilih sebagai Bupati Sukoharjo selama dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2016-2021.

Adapun, Wardoyo juga pernah menjadi Sekertaris Bidang Advokasi, Hukum, dan HAM Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Koordinator Wilayah Jawa Tengah. Melansir dari Kompas.com, posisi Wardoyo sebagai bupati digantikan oleh istrinya Etik Suryani yang memenangi Pilkada Sukoharjo, pada tahun 2020.

Saat itu, Etik yang didampingi oleh Agus Santosa sebagai Wakil Bupati Sukoharjo dilantik pada 26 Februari 2021. Berikutnya, Etik kembali terpilih menjadi Bupati Sukoharjo bersama Eko Sapto Purnomo sebagai wakil bupati setelah menang melawan kotak kosong pada Pilkada 2024.

Selain berkarier di dunia politik, Wardoyo juga pernah menjadi Direktur PT BPR Solo Baru pada 2001 serta menjadi Ketua Koperasi Mandiri. Untuk harta kekayaanya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 24 Maret 2021, Wardoyo Wijaya diketahui memiliki harta senilai Rp4,41 miliar. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ibiza Club Surabaya Dirikan Sekolah DJ, Sambut Peluang Besar Industri Musik Elektronik Masa Depan
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
BPS Beri Peringatan soal Lonjakan Harga Beras, Minyak Goreng, dan Bawang Putih
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Rusia-Ukraina Saling Gempur, 10 Orang Tewas di Dua Negara
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pos Perbatasan dan Anjungan Minyak Lepas Pantai Kuwait Diserang
• 15 jam laludetik.com
thumb
Hari Pertama Masuk Sekolah, Lalin Halim Arah Cawang Macet
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.