Siapkan Harga BBM Khusus Nelayan dan Pengusaha Perikanan, Airlangga Ungkap Penyebabnya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji pemberian harga khusus BBM bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan, khususnya untuk ukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.

Terkait hal itu, Airlangga mengaku bahwa pihaknya akan melaporkan terlebih dahulu hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat yang bakal digelar di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga :
Jaga Keuntungan Petani, DPR Dorong Evaluasi Berkala terhadap HPP Gabah Kering
Harga Beras, Bawang, dan Telur Ayam Kompak Turun, Cek Daftar Lengkap Komoditas Lainnya

"Nanti saya laporkan Pak Presiden dulu (soal) harga khusus (BBM bagi nelayan)," kata Airlangga di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Dia mengatakan, selama ini nelayan kecil di bawah 30 GT, sudah mendapatkan subsidi BBM dengan harga Rp 6.800 per liter. Namun, harga khusus BBM yang akan diberikan kali ini adalah untuk nelayan dengan kategori di atas 30—200 GT.

Airlangga menjelaskan bahwa rencana pemberian harga khusus BBM ini, dilakukan pemerintah demi merespons kondisi harga minyak dunia yang saat ini masih bergejolak.

"Selalu (disebabkan harga minyak) karena harga (minyak) terlalu bergejolak," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sudah menjelaskan perihal adanya permintaan harga BBM khusus dari para nelayan dan kapal perikanan besar.

Karenanya, Trenggono memastikan bahwa saat ini pemerintah tengah mengkaji harga BBM, yang khusus diperuntukkan untuk nelayan dengan kapasitas kapal berukuran 30 hingga 200 GT.

Karena selama ini nelayan yang mempunyai kapal berukuran 30 GT hingga 200 GT itu masih membeli harga BBM dengan harga industri.

"Yang paling penting, keinginan para nelayan besar yang (kapasitas kapalnya) 30 GT sampai 200 GT itu, supaya mereka bisa dapat harga yang mereka inginkan. Mereka usul, mintanya kan murah, tapi kan kita akan ada hitungan," ujarnya.

Baca Juga :
Prabowo: Tentara dan Polisi Butuh Gaji yang Baik Supaya Nggak Meras Rakyat
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Cari Negara Lain!
Prabowo Ungkap Kesejahteraan Petani Meningkat: Banyak yang Liburan ke Luar Negeri

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi ORI030 Lewat wondr by BNI Bisa Dapat Cashback hingga Rp15 Juta
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Habiburokhman Bantah DPR Tolak RUU Perampasan Aset
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BMKG Prediksi 92 Persen Wilayah Indonesia Minim Hujan 14-16 Juli 2026, Cek Daftarnya
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Pria di Kalteng Bacok Ayah hingga Tewas, Diduga Kesal Kerap Dimarahi
• 8 jam laludetik.com
thumb
Meski Jadi Solusi Instan Tetapi Utang Wajib Dibayar, Segera Amalkan Doa Agar Terhindar dari Lilitan Utang
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.