JAKARTA, DISWAY.ID– Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan sebanyak 28.478 siswa baru telah terdaftar sebagai peserta Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR).
Jumlah tersebut dipastikan masih akan terus bertambah seiring penetapan peserta oleh pemerintah daerah (Pemda) dan kesiapan sarana prasarana di masing-masing lokasi.
Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, menjelaskan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat akan dilakukan secara bertahap dalam empat gelombang mulai 14 Juli 2026.
BACA JUGA:Kabar Baik! BKN Pastikan Pengumuman Sekolah Kedinasan Dimulai Bulan Ini
"Per hari ini ada 28.478 siswa baru, dan akan terus bertambah seiring dengan penetapan dari Pemda dan juga nanti menyesuaikan dengan kesiapan sarana dan prasarana," jelas Gus Ipul di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Gelombang pertama akan dimulai di 19 titik Sekolah Rakyat yang sudah memiliki gedung permanen. Siswa mulai memasuki lingkungan sekolah pada 13 Juli, sementara MPLS resmi dimulai keesokan harinya dengan pemeriksaan kesehatan sebagai tahap awal.
"MPLS akan dilaksanakan bertahap dalam empat gelombang mulai 14 Juli 2026, menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana masing-masing satuan pendidikan. Hari ini mereka masuk, besok mulai mengikuti proses MPLS yang diawali dengan cek kesehatan," tambahnya.
Seluruh 101 Sekolah Rakyat yang beroperasi akan menggunakan kerangka MPLS yang sama. Masa orientasi berlangsung selama 19 hari, terbagi dalam empat fase dengan pendekatan ramah anak.
"Seluruh proses mempertimbangkan satu masa orientasi yang ramah anak," pungkas Gus Ipul.
BACA JUGA:CPNS 2026 Kapan Dibuka? Kepala BKN Akhirnya Buka Suara
Melalui pelaksanaan MPLS secara bertahap, pemerintah berharap seluruh peserta didik dapat beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan belajar dan kehidupan berasrama.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.





