Pendapatan Box Office Moana Live-Action Mengecewakan, Tak Mampu Saingi Versi Animasi

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Film live-action Moana produksi The Walt Disney Company mencatat pendapatan awal yang kurang menggembirakan di box office Amerika Utara. Pada akhir pekan perdana penayangannya, film ini hanya meraup pendapatan sebesar 43 juta dolar AS (sekitar Rp Rp777,34 miliar), jauh di bawah harapan untuk waralaba yang selama ini menjadi salah satu mesin penghasil keuntungan Disney.

Perolehan tersebut menempatkan Moana sejajar dengan sejumlah remake live-action Disney lainnya yang gagal memenuhi ekspektasi, seperti Snow White, yang juga tampil kurang memuaskan di bioskop.

Film Moana sendiri diproduksi dengan anggaran mencapai 250 juta dolar AS atau Rp4,52 triliun. Ceritanya mengadaptasi kembali alur film animasi Moana (2016) yang berlatar pulau fiktif Motunui di kawasan Polinesia.

Versi terbaru ini dibintangi oleh Dwayne Johnson yang kembali memerankan Maui, sang manusia setengah dewa. Sementara karakter Moana diperankan aktris Australia Catherine Laga'aia sebagai putri pemberani Kepala Suku Tui yang berlayar meninggalkan kampung halamannya untuk menghadapi iblis gunung berapi.

Ironisnya, performa remake ini sangat bertolak belakang dengan kesuksesan film animasi aslinya. Berdasarkan data Nielsen, Moana versi animasi menjadi film yang paling banyak ditonton melalui layanan streaming di Amerika Serikat sejak 2020.

Tak hanya itu, sekuelnya, Moana 2, yang dirilis pada November 2024, sukses besar dengan pendapatan box office global melampaui 1 miliar dolar AS atau Rp18,08 triliun.

Dari sisi ulasan kritikus, film live-action Moana juga belum mampu memikat. Di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, film ini hanya memperoleh skor 35 persen dari para kritikus.

Menariknya, respons penonton justru jauh lebih positif. Audiens di Rotten Tomatoes memberikan tingkat kepuasan hingga 90 persen, menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang cukup besar antara kritikus dan penonton umum.

Tren penurunan performa remake live-action Disney sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Film seperti The Little Mermaid (2023) dan Mufasa: The Lion King (2024) masing-masing meraup sekitar 569,6 juta dolar AS dan 723 juta dolar AS di box office dunia.

Meski tergolong besar, angka tersebut masih jauh di bawah deretan remake Disney era 2016–2019 seperti The Jungle Book, Beauty and the Beast, Aladdin, dan The Lion King, yang masing-masing berhasil menembus atau melampaui pendapatan 1 miliar dolar AS.

Salah satu pengecualian adalah Lilo & Stitch yang berhasil menjadi hit besar dan juga menembus pendapatan lebih dari 1 miliar dolar AS di bioskop.

Selama pandemi Covid-19, Disney bahkan memilih merilis beberapa remake live-action seperti Mulan, Pinocchio, dan Peter Pan & Wendy langsung melalui layanan streaming Disney+.

Analis industri perfilman David Gross menilai salah satu penyebab kurang suksesnya Moana adalah waktu perilisan yang terlalu dekat dengan film aslinya. Menurutnya, rata-rata remake Hollywood dirilis sekitar 27 tahun setelah versi orisinal sehingga memberi kesempatan bagi generasi penonton baru untuk mengenal cerita tersebut.

Sementara itu, Moana live-action hadir hanya sekitar 10 tahun setelah film animasinya dan bahkan kurang dari dua tahun setelah Moana 2 tayang di bioskop. Jarak yang terlalu singkat dinilai membuat minat penonton terhadap versi baru belum terbentuk secara maksimal.

Meski demikian, Disney masih memiliki peluang memperoleh keuntungan melalui layanan video berbayar maupun platform Disney+, mengingat respons penonton terhadap film ini cukup positif.

Namun, pembukaan yang lemah tersebut dapat mempersulit peluang Disney untuk mengembangkan sekuel atau film spin-off live-action dari waralaba Moana.

Kinerja Moana menjadi salah satu catatan kurang memuaskan Disney pada musim panas tahun ini. Selain film tersebut, The Mandalorian & Grogu juga disebut mencatat hasil terlemah untuk film semesta Star Wars sejak Disney mengakuisisi Lucasfilm pada 2012.

Di sisi lain, Disney tetap menikmati kesuksesan lewat sejumlah film lain, termasuk The Devil Wears Prada 2 dan Toy Story 5 yang mendapat sambutan positif dari pasar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Pasutri Lansia Ditemukan Tewas dengan Posisi Berpelukan dalam Rumah yang Terbakar di Lampung Selatan
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Habiburokhman Bantah DPR Tolak Sahkan RUU Perampasan Aset: Kita Gaspol
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Gurita Bisnis Tan Kian, Bos Pacific Place Jadi Saksi di Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 4 jam laludisway.id
thumb
Kabinet Diisi Orang Titipan? Prabowo: Semua Menteri Saya Putra-Putri Terbaik!
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Selain Febrie Adriansyah, Polri Tetapkan Pihak Swasta Berinisial DR sebagai Tersangka
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.