OJK Akui Transaksi Bursa Mengalami Perlambatan, Tapi Transaksi Harian Cetak Rekor Tinggi

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui aktivitas transaksi di pasar saham dalam beberapa waktu terakhir mengalami perlambatan.

OJK Akui Transaksi Bursa Mengalami Perlambatan, Tapi Transaksi Harian Cetak Rekor Tinggi (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui aktivitas transaksi di pasar saham dalam beberapa waktu terakhir mengalami perlambatan. 

Meski demikian, secara kumulatif sepanjang tahun berjalan (year-to-date), rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mencatatkan rekor tertinggi.

Baca Juga:
Pemprov Pertimbangkan Jakarta Fair 2027 Digelar Selama 1,5 Bulan

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan penurunan transaksi harian merupakan dinamika yang lazim terjadi di pasar modal, seiring perubahan sentimen dan narasi yang memengaruhi minat investor.

"Kalau secara rata-rata memang terjadi penurunan tingkat nilai transaksi harian. Namun jangan lupa kalau kita lihat horizon year-to-date, sampai saat ini justru masih tercatat rekor peningkatan rata-rata nilai transaksi harian," kata Hasan saat ditemui di Gedung BEI, Senin (13/7/2026).

Baca Juga:
Rupiah Sore Ini Ditutup Melemah ke Rp18.109 per Dolar AS

Ia mengungkapkan, rata-rata nilai transaksi harian sepanjang tahun ini telah menembus lebih dari Rp24 triliun. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya pada tahun lalu yang berada di kisaran lebih dari Rp18 triliun per hari.

"Bahkan dibanding rekor sebelumnya di tahun lalu yang ada di tingkat lebih dari Rp18 triliun per harinya, per saat ini year-to-date kita itu sudah ada di angka Rp24 triliun lebih. Jadi kalau dilihat dalam horizon yang lebih panjang, kita tetap optimistis karena rata-rata nilai transaksi harian tahun ini justru mencatatkan peningkatan," kata Hasan.

Baca Juga:
Dorong Ekosistem Kewirausahaan, Menteri UMKM Dukung Transformasi Diplomat Success Challenge

Di tengah perlambatan aktivitas perdagangan, Hasan menegaskan OJK bersama Bursa Efek Indonesia tetap memantau agar mekanisme perdagangan berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.

Menurutnya, hingga saat ini likuiditas pasar masih terjaga. Hal itu tercermin dari antrean order beli maupun order jual yang tetap berlangsung dengan baik sehingga selisih harga penawaran beli dan jual (bid-ask spread) masih efisien.

"Kami melihat tidak terjadi one-sided market, misalnya hanya ada tekanan jual tanpa pembeli atau sebaliknya. Sampai saat ini perdagangan masih berlangsung dengan baik," kata Hasan.

OJK, akan terus mengawasi kondisi pasar serta memastikan stabilitas perdagangan tetap terjaga di tengah berbagai dinamika yang memengaruhi sentimen investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB perkenalkan contoh rumah huntap penyintas banjir di Sumbar
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Masih di Indonesia: Sudah Dicekal dan dalam Pantauan
• 15 menit laluidxchannel.com
thumb
SDN Jagakarsa Diteror Ancaman Bom, Siswa Sempat Dievakuasi hingga Kerahkan Densus
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Balik Arah ke Zona Merah
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Elite Satgas PKH Berkumpul di Kemenhan, Unsur Polri Tak Terlihat
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.