Lampung Selatan (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni maupun jalur pelayaran di Selat Sunda tetap beroperasi normal di tengah peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan, Senin mengatakan, hingga saat ini operasional penyeberangan masih berjalan lancar dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.
“Hingga saat ini, layanan penyeberangan lintasan Bakauheni-Merak masih berlangsung secara normal. Meski demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan. Setiap perkembangan aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan pelayaran dipantau secara intensif bersama instansi berwenang sehingga setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” kata dia.
Menurutnya, pemantauan tersebut dilakukan agar setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
Baca juga: PVMBG sebut Gunung Anak Krakatau 19 kali erupsi pada Juni-Juli 2026
Oleh karena itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar setiap perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik.
“Keselamatan akan selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional ASDP. Melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, dan andal,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, mengalami 19 kali erupsi sepanjang periode Juni hingga Juli 2026, dengan aktivitas vulkanik yang masih berada pada Level III (Siaga).
Baca juga: BPBD Banten perkuat mitigasi, masyarakat tak panik status GAK
Baca juga: PVMBG minta warga pantau informasi resmi terkait Gunung Anak Krakatau
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan, Senin mengatakan, hingga saat ini operasional penyeberangan masih berjalan lancar dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.
“Hingga saat ini, layanan penyeberangan lintasan Bakauheni-Merak masih berlangsung secara normal. Meski demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan. Setiap perkembangan aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan pelayaran dipantau secara intensif bersama instansi berwenang sehingga setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” kata dia.
Menurutnya, pemantauan tersebut dilakukan agar setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
Baca juga: PVMBG sebut Gunung Anak Krakatau 19 kali erupsi pada Juni-Juli 2026
Oleh karena itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar setiap perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik.
“Keselamatan akan selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional ASDP. Melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, dan andal,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, mengalami 19 kali erupsi sepanjang periode Juni hingga Juli 2026, dengan aktivitas vulkanik yang masih berada pada Level III (Siaga).
Baca juga: BPBD Banten perkuat mitigasi, masyarakat tak panik status GAK
Baca juga: PVMBG minta warga pantau informasi resmi terkait Gunung Anak Krakatau





