BPK dan ANAO Pertajam Strategi Pemeriksaan Sektor Publik, Perkuat Kolaborasi Memasuki Dekade Ketiga

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Australian National Audit Office (ANAO) terus mempertajam strategi pemeriksaan sektor publik yang telah terjalin selama 20 tahun melalui penguatan kolaborasi strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas pemeriksaan, sebagaimana disampaikan dalam agenda Senior Management Dialogue (SMD) 2026 berdasarkan keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ketua BPK Isma Yatun menerima kunjungan perdana Auditor-General Australia Caralee Mcliesh dalam rangka memperkuat kemitraan bilateral yang telah berkembang dari pertukaran pengetahuan menjadi kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi kedua institusi.

Isma Yatun mengungkapkan, "Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai capaian nyata melalui beragam inisiatif kolaboratif yang memperkuat kapasitas kelembagaan, mendukung pengembangan organisasi, dan mendorong pembelajaran bersama."

Berbagai Program dan Produk Kolaborasi

Selama dua dekade terakhir, kemitraan BPK dan ANAO diwujudkan melalui program secondment, pengembangan kapasitas, asistensi teknis, serta pertukaran pengetahuan.

Kolaborasi tersebut juga menghasilkan sejumlah produk yang memperkuat metodologi pemeriksaan dan tata kelola organisasi BPK.

Produk yang telah dihasilkan meliputi Panduan Pemeriksaan Jarak Jauh pada 2021, Kerangka Kerja Manajemen Integritas pada 2024, serta Draf Pedoman Pemeriksaan atas Laporan Kinerja yang disiapkan pada 2026.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan evolusi kerja sama BPK dan ANAO yang kini tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap penguatan institusi.

Bahas Isu Strategis dan Perkuat Sinergi

Dalam Senior Management Dialogue 2026, kedua lembaga membahas sejumlah isu strategis, antara lain optimalisasi peran Supreme Audit Institution (SAI) di tingkat internasional, peningkatan dampak hasil pemeriksaan, peningkatan keterlibatan para pemangku kepentingan, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pemeriksaan, serta penguatan manajemen pengetahuan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua BPK bersama Auditor-General Australia juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.

Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Supreme Audit Institution dan parlemen di Indonesia maupun Australia guna mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat akuntabilitas publik, serta meningkatkan efektivitas pengawasan pengelolaan keuangan negara.

Memasuki dekade ketiga kemitraan, BPK dan ANAO kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral melalui berbagai terobosan inovatif yang berfokus pada penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas pemeriksaan.

Kedua lembaga mengedepankan semangat saling belajar dan saling menguatkan dengan optimisme bahwa fondasi kerja sama yang telah dibangun akan terus memberikan manfaat bagi kedua institusi serta berkontribusi signifikan terhadap penguatan akuntabilitas sektor publik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Fokuskan Penggunaan SAF di Bandara Soetta dan I Gusti Ngurah Rai Mulai 2027
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Kecelakaan di Maros, Minibus Tabrak Truk dan Kios, Sopir Meninggal Dunia | KOMPAS MALAM
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Gelombang Panas Ancam Produksi Keju Legendaris Italia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Mayora Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1, Cek Syarat dan Cara Pendaftarannya
• 10 jam laludisway.id
thumb
Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Speedboat Mati Mesin di Perairan Kepulauan Aru
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.