Telkomsat dan UNIVITY Menandatangani MoU untuk Menjajaki Pengembangan Konektivitas Satelit VLEO di Indonesia

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), operator satelit yang merupakan bagian dari Telkom Group, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan UNIVITY sebagai langkah awal untuk menjajaki berbagai peluang kolaborasi dalam pengembangan solusi konektivitas berbasis satelit guna mendukung kebutuhan telekomunikasi di Indonesia.

Kerja sama tersebut mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk mengkaji berbagai potensi pemanfaatan konektivitas satelit, termasuk arsitektur Very Low Earth Orbit (VLEO), layanan Direct-to-Device, serta penguatan kapabilitas konektivitas satelit yang berdaulat bagi Indonesia.

Fokus Pengembangan Arsitektur Hybrid Multi-Orbit

Salah satu aspek yang akan dikaji dalam kolaborasi ini adalah pemanfaatan infrastruktur stasiun bumi yang berada di Indonesia untuk diintegrasikan dengan konstelasi VLEO pada masa mendatang.

Telkomsat dan UNIVITY juga akan mengevaluasi potensi pengembangan arsitektur hybrid multi-orbit dengan mengintegrasikan jaringan satelit geostasioner milik Telkomsat dan sistem VLEO milik UNIVITY.

Integrasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan solusi konektivitas yang aman, tangguh, adaptif, serta sesuai dengan kebutuhan nasional.

Solusi yang dikembangkan juga ditujukan untuk mendukung prioritas sektor publik, termasuk berbagai aplikasi keamanan nasional.

Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro K. Widiawan mengungkapkan, "Konektivitas satelit terus memainkan peran penting dalam mendukung ekosistem digital Indonesia, khususnya di wilayah terpencil dan tersebar secara geografis. Melalui MoU bersama UNIVITY ini, kami berharap dapat mengeksplorasi bagaimana arsitektur satelit yang berkembang dan kapabilitas jaringan nonterestrial pada masa mendatang dapat berkontribusi dalam menjawab kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di seluruh Indonesia."

Telkomsat sebagai operator satelit nasional memiliki kemampuan mengintegrasikan layanan komunikasi satelit dan terestrial yang didukung oleh aset satelit, infrastruktur stasiun bumi, kemampuan operasional dalam pengelolaan layanan satelit, serta pemahaman terhadap regulasi nasional yang berlaku.

Kolaborasi untuk Mendukung Konektivitas Masa Depan

Founder dan CEO UNIVITY Charles Delfieux mengatakan, "Indonesia merupakan salah satu pasar konektivitas paling dinamis di dunia, dengan peluang bagi konvergensi jaringan terestrial dan jaringan berbasis antariksa. Melalui MoU bersama Telkomsat ini, kami berharap dapat menjajaki bagaimana solusi konektivitas satelit masa depan dapat melengkapi infrastruktur yang telah tersedia serta mendukung berbagai penerapan baru seiring waktu."

UNIVITY mengembangkan konstelasi Very Low Earth Orbit (VLEO) yang memanfaatkan spektrum 5G milik operator telekomunikasi untuk menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi dengan latensi rendah.

Layanan VLEO diposisikan sebagai pelengkap jaringan terestrial yang telah tersedia.

Kerja sama Telkomsat dan UNIVITY diharapkan dapat memperkuat pengembangan konektivitas hybrid multi-orbit sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi satelit di masa depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Rumah di Lampung, Sepasang Lansia Ditemukan Tewas Berpelukan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
ASN DKI Boleh Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Mulai Kerja Jam 12 Siang
• 22 jam laludetik.com
thumb
Kapolri Pastikan Hubungan Polri-Kejagung Tak Ada Masalah, Sebut Jaksa Agung "Kakak Asuh"
• 6 jam lalunarasi.tv
thumb
Ini Alasan Rental Mobil Bulanan di TRAC Jauh Lebih Efisien
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Temuan Kosmetik Ilegal Meningkat 10 Kali Lipat secara Tahunan, Terbanyak di Tangerang
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.