Sektor Farmasi Global Perkuat Struktur Organisasi di Wilayah Asia Pasifik

tvonenews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Bayer resmi menunjuk Simon Rosof sebagai Head of Asia Pacific untuk Divisi Pharmaceuticals sekaligus Country Division Head untuk klaster ASEAN, terhitung mulai 1 Juli 2026. 

Berbasis di Singapura, Simon bertanggung jawab atas pertumbuhan bisnis dan penyediaan solusi kesehatan inovatif di wilayah yang mencakup 2,6 miliar penduduk tersebut.

Simon membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri farmasi.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Senior Vice President di Bayer Amerika Serikat.

Penunjukannya diharapkan mampu merespons dinamika sistem kesehatan di Asia Pasifik yang kini menjadi pusat inovasi medis global.

Sebastian Guth, Chief Operating Officer Bayer Pharmaceuticals, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Simon.

"Simon adalah pemimpin yang telah terbukti memiliki rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan bisnis, mengembangkan talenta, dan membangun tim berkinerja tinggi," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa keahlian global Simon menjadikannya sosok ideal untuk memimpin bisnis Farmasi Bayer di Asia Pasifik dan mendukung tim kami dalam menghadirkan obat-obatan inovatif bagi para pasien.

Simon Rosof menyatakan antusiasmenya atas peran baru ini. 

"Saya merasa terhormat dapat mengemban tanggung jawab ini dan bekerja bersama tim Bayer yang luar biasa di seluruh Asia Pasifik," ungkap Simon.

“Kawasan ini memiliki sejumlah sistem layanan kesehatan paling inovatif di dunia serta populasi pasien yang sangat beragam. Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap pengobatan inovatif, kita memiliki peluang untuk memperluas akses pasien terhadap terapi, memperkuat kemitraan di seluruh ekosistem layanan kesehatan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lebih banyak masyarakat di kawasan ini," tambahnya.

Ke depan, Simon berkomitmen untuk mempererat kolaborasi demi menjawab tantangan kesehatan regional.

"Bersama-sama, kita memiliki kesempatan untuk menghadirkan obat-obatan inovatif kepada lebih banyak pasien, memperkuat kolaborasi dengan komunitas layanan kesehatan, serta membantu menjawab berbagai tantangan kesehatan yang paling mendesak di kawasan ini. Saya berharap dapat melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun Bayer sekaligus membuka babak baru pertumbuhan dan inovasi di Asia Pasifik,” pungkasnya. (dpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengacara Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Saat Pembuktian di Pengadilan
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Telkomsat dan UNIVITY Menandatangani MoU untuk Menjajaki Pengembangan Konektivitas Satelit VLEO di Indonesia
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Pengiriman Smartphone Global Jatuh ke Level Terendah dalam 13 Tahun Imbas Krisis Memori
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Iran Bombardir Kapal Tanker Uni Emirat Arab di Selat Hormuz, 1 Orang Tewas, 8 Luka-luka
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Terduga Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Terancam Penjara Maksimal 20 Tahun, Polisi Dalami Motif Pelaku
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.