Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kang Dedi Mulyadi—KDM) mengecam keras aksi penganiayaan terhadap seorang petugas penjaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut. Menurutnya, tindakan tersebut sangat memalukan karena korban tengah menjalankan tugas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Dedi menegaskan, petugas penjaga perlintasan kereta memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan akibat pengguna jalan yang nekat melintas saat kereta akan melintas. Karena itu, siapa pun seharusnya menghormati petugas yang sedang bertugas.
"Yang dilakukan oleh abang jago di Kabupaten Garut pada petugas menjaga lintasan kereta api adalah tindakan yang sangat memalukan. Orang menjalankan tugas dengan baik, mencegah terjadinya kecelakaan yang diakibatkan karena kelalaian waktu melakukan penyeberangan adalah tugas yang sangat mulia," kata Dedi dalam keterangannya.
Ia menyayangkan sikap pelaku yang justru marah saat diingatkan agar tidak melintasi rel kereta ketika kondisi berbahaya. Menurut Dedi, teguran dari petugas semata-mata dilakukan demi keselamatan masyarakat.
"Orang yang marah ketika ditegur melintasi perlintasan kereta api, sedangkan ancaman ada di depan mata adalah tindakan yang sangat bodoh," tegasnya.
Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat agar penanganan perkara tersebut dilakukan secara cepat. Ia meminta pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Untuk itu, segera masalah ini ditangani dengan cepat dan saya berkoordinasi dengan Kapolda Jabar agar pelakunya mendapat hukuman," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Jawa Barat agar lebih dewasa dalam bersikap serta menghargai petugas yang menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.
"Saya sampaikan pada warga Jabar untuk bersikaplah dewasa, bersikaplah sayang pada dirinya dan hormatilah orang yang sedang menjalankan tugas karena itu bukan hanya tugas lalu lintas kereta api tapi tugas kemanusiaan," katanya.
Selain mengecam aksi kekerasan tersebut, Dedi menyampaikan apresiasi kepada petugas penjaga perlintasan yang tetap menjalankan tugasnya demi keselamatan masyarakat.
Ia juga memastikan akan memberikan pendampingan kepada korban hingga proses hukum selesai.
Kasus dugaan penganiayaan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Garut sebelumnya menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat kepolisian kini mengawal penanganan kasus tersebut agar dapat diselesaikan sesuai proses hukum.





