FULL! Guru Besar UGM Prediksi Konflik AS-Iran Makin Sengit, Nota Damai Dinilai Sangat Rapuh

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di tengah masa gencatan senjata. Iran memperluas serangan ke sejumlah target milik Amerika Serikat di kawasan Teluk serta kembali menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.

Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum UGM, Prof. Herbertus Jaka Triyana, menilai kesepakatan damai yang sebelumnya dicapai kedua negara dibangun di atas dasar saling ketidakpercayaan sehingga sangat rapuh dan mudah dilanggar.

Menurut Prof. Jaka, eskalasi konflik diperkirakan masih akan terus berlanjut karena masing-masing pihak mengedepankan kepentingan nasional, isu nuklir, dan kalkulasi geopolitik.

Ia juga menekankan pentingnya peran mediator internasional yang tidak hanya memfasilitasi perundingan, tetapi juga memiliki mekanisme untuk mengawasi pelaksanaan kesepakatan agar perdamaian dapat benar-benar terwujud. 

Produser: Prayogi Haro

Editor: Vila

Penulis : Prayogi-Haro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • AS IRAN
  • PERANG AS-IRAN
  • GURU BESAR UGM
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PPPA: Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia Masih Tinggi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja hingga 18 Juli 2026, Ini Posisi yang Dicari
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DIM dan Denera Tetapkan Delapan Mitra Bersyarat untuk Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik di Delapan Wilayah
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253% Semester I/2026, Capai Rp8,51 Triliun
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Ada Kapal Kandas Tutup Jalur Pangkalbalam, Ratusan Penumpang KM Sewindu Dievakuasi
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.