Program ini menjadi salah satu upaya PLN EPI dalam mendukung transisi energi nasional, mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus menekan jejak karbon perusahaan. Partisipasi pegawai terus meningkat Berdasarkan laporan pelaksanaan kumulatif periode 28 April hingga 3 Juli 2026, sebanyak 246 pegawai telah berpartisipasi dalam program tersebut.
Dari partisipasi tersebut, PLN EPI berhasil mencatat penghematan emisi sebesar 710,87 kg CO₂e, setara dengan penghematan konsumsi 292,3 liter Pertamax, serta efisiensi biaya transportasi mencapai Rp3.889.727.
Capaian tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pegawai untuk menerapkan gaya hidup rendah karbon sekaligus menjadi langkah awal menuju pencapaian target tahunan program.
Baca juga: Zero Waste di Kantor, Begini Cara PLN EPI Kelola Sampah Secara Berkelanjutan
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan mengatakan bahwa EPI Clean Energy Day merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun budaya kerja yang berkelanjutan melalui perubahan perilaku yang dimulai dari aktivitas sehari-hari.
"Transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi dan penyediaan energi bersih, tetapi juga melalui perubahan perilaku setiap insan perusahaan. EPI Clean Energy Day menjadi wadah bagi seluruh pegawai untuk berkontribusi secara nyata dalam mengurangi emisi melalui pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan," ujar Mamit dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 Juli 2026. Transisi energi dimulai dari perubahan perilaku Ia menambahkan, keberhasilan transisi energi membutuhkan partisipasi aktif seluruh insan perusahaan. Oleh karena itu, perubahan perilaku sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak yang signifikan, baik bagi lingkungan maupun keberlanjutan perusahaan.
"Kami mengapresiasi antusiasme seluruh pegawai yang telah berpartisipasi. Setiap perjalanan yang beralih ke moda transportasi rendah emisi merupakan kontribusi nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih efisien, mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), serta menunjukkan bahwa transformasi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama," tambahnya.
Untuk memastikan manfaat program dapat diukur secara objektif, setiap peserta mencatat histori perjalanan yang kemudian dikonversi menjadi data pengurangan emisi karbon, penghematan konsumsi BBM, dan efisiensi biaya transportasi.
Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan perusahaan memantau efektivitas program sekaligus mendorong peningkatan partisipasi pegawai secara berkelanjutan.
Melalui program ini, PLN EPI mengajak seluruh insan perusahaan untuk mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dengan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, maupun kendaraan listrik.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





