BANGKOK, KOMPAS.TV — Jumlah korban tewas akibat kebakaran besar di sebuah bar musik di Bangkok, Thailand, telah meningkat menjadi 30 orang. Pejabat berwenang mengkonfirmasi jumlah korban tewas pada Selasa (14/7/2026).
Seperti dikutip dari The Associated Press, selain 30 korban tewas, lebih dari 70 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Dari 70 orang yang dirawat di rumah sakit, 24 orang di antaranya masih dalam kondisi kritis.
Kebakaran yang terjadi di bar Rong Beer Na Ladprao merupakan kebakaran paling mematikan di kota itu dalam 17 tahun terakhir. Kebakaran terjadi pada Minggu malam (12/7) di bagian utara ibu kota Thailand.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mengendalikannya.
Bar tersebut, yang dalam bahasa Thailand menyebut dirinya sebagai tempat pembuatan bir atau aula bir, mengklaim dapat menampung hingga 600 pelanggan. Namun hingga kini, belum diketahui berapa banyak orang yang hadir pada Minggu malam di bar tersebut, ketika kebakaran terjadi.
Baca Juga: 28 Orang Tewas dalam Kebakaran Bar di Bangkok, Polisi Selidiki Dugaan Pintu Darurat Terkunci
Investigasi penyebab kebakaran dan apakah bar tersebut mematuhi peraturan keselamatan masih berlangsung.
“Sebagian besar orang yang tewas ditemukan terjebak di kamar mandi tanpa jendela, sehingga mereka tidak dapat melarikan diri dari kobaran api,” kata polisi.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan kesaksian seorang musisi yang tengah tampil di bar saat peristiwa itu terjadi.
Musisi tersebut melihat asap keluar dari kotak pemutus arus (circuit breaker) atau panel listrik di dekat panggung sebelum aliran listrik padam.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada
Sumber : The Associated Press
- kebakaran bangkok
- kebakaran di bar
- Thailand
- Bangkok
- Korban tewas





