Krisis Air Bersih Ancam Tiga Kabupaten di Jateng, 16 Ribu Warga Terdampak

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 16 ribu warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Krisis Air Bersih Ancam Tiga Kabupaten di Jateng, 16 Ribu Warga Terdampak. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 16 ribu warga di sejumlah wilayah Jawa Tengah terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD periode Senin (13/7/2026) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (14/7/2026), krisis air bersih masih terjadi di Kabupaten Klaten, Banyumas, dan Pemalang.

“Dampak musim kemarau masih menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Klaten. Sedikitnya 3.148 kepala keluarga atau 10.407 jiwa terdampak di empat desa yang berada di Kecamatan Kemalang, antara lain Desa Kendalsari, Desa Tegalmulyo, Desa Tlogowatu dan Desa Sidorejo,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:
Awas Krisis Air Bersih, BNPB Sebut Kekeringan Mulai Terasa di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Aam sapaan Abdul Muhari juga mengungkapkan, BPBD Kabupaten Klaten terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan melaksanakan pendistribusian air bersih. Selama periode 15 Juni hingga 13 Juli 2026, sebanyak 236 tangki atau sekitar 1.180.000 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di Desa Kendalsari (46 tangki air), Tegalmulyo (51 tangki air), Tlogowatu (67 tangki air) dan Sidorejo (72 tangki air).

Lebih lanjut, Aam mengatakan, kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Banyumas. Kekeringan yang dipicu musim kemarau berdampak pada sedikitnya 1.820 kepala keluarga atau 5.648 jiwa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Purwokerto Timur, Karanglewas, Sumpluh, Jatilawang, Cilongok, Kemrajen.

Baca Juga:
Pulau Jawa Krisis Air Bersih, Seluruh Provinsi Masuk Daftar Terburuk

BPBD Kabupaten Banyumas, kata Aam, bersama otoritas daerah setempat menyiapkan sarana penampungan air. Pada Senin (13/7/2026), BPBD mendistribusikan masing-masing 5.000 liter air bersih ke dua titik di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen menggunakan truk tangki air.

Baca Juga:
AHY Targetkan Indonesia Bebas Krisis Air Bersih di 2045, Butuh Investasi Rp100 Triliun

“Selain itu, air bersih juga telah disalurkan langsung kepada warga melalui toren berkapasitas 2.000 liter serta penampungan air yang tersedia,” ujarnya.

Di Kabupaten Pemalang, kata Aam, kekeringan juga masih berlangsung dan berdampak pada sedikitnya 2.923 kepala keluarga di Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari. Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan hingga 31 November 2026.

“BPBD Kabupaten Pemalang terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Pada Senin (13/7), sebanyak 56.000 liter air bersih disalurkan menggunakan tiga armada mobil tangki. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan air bersih masyarakat diperkirakan dapat terpenuhi untuk tiga hari ke depan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan prediksi curah hujan kumulatif dasarian II bulan Juli 2026 (11-20 Juli 2026) yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia didominasi mengalami hujan pada kategori rendah.

Merespons hal tersebut, Aam menyampaikan, BNPB telah memberikan imbauan kepada pemerintah daerah terus mengoptimalkan distribusi air bersih serta menyiapkan sarana penampungan air di wilayah rawan kekeringan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih efektif. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijaksana dan efisien.

“Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin oleh otoritas daerah setempat,” kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inovasi AI dalam Dunia Kesehatan: Dokter Hadirkan Alat Pengecekan Paru-paru pada Pasien Gagal Jantung
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026, dari Honda Super-ONE hingga Wuling Aira ev
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, Siapakah Tim yang Akan Lolos Menuju ke Final?
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Gus Ipul Tegaskan MPLS Bukan Ajang Perpeloncoan, Sekolah Wajib Ciptakan Lingkungan Aman
• 4 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.