Bisnis.com, JAKARTA — Keamanan menjadi pertimbangan utama masyarakat Indonesia dalam memilih layanan bank digital, mengungguli berbagai insentif seperti promo, diskon, maupun cashback.
Temuan tersebut menjadi pembahasan dalam survei terbaru Ipsos Indonesia, yang menunjukkan semakin matangnya perilaku konsumen dalam menggunakan layanan keuangan digital.
Berdasarkan survei Ipsos Indonesia, sebanyak 65% responden menyebut sistem keamanan dan perlindungan privasi data sebagai faktor utama dalam memilih bank digital. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan responden yang mempertimbangkan promo, diskon, dan cashback, yakni sebesar 54%.
Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla mengatakan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aspek keamanan mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang tidak lagi hanya mengejar kemudahan bertransaksi atau keuntungan finansial.
"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital," ujar Hansal dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa persepsi keamanan tidak hanya dibangun melalui fitur keamanan aplikasi, tetapi juga melalui tingkat kepercayaan terhadap produk simpanan yang ditawarkan Bank Digital.
Baca Juga
- Peluang Bank Digital AGRO dan SUPA Cs Ekspansi Bisnis di Luar Ekosistem Induk
- Bank Digital Kian Melekat dengan Transaksi Harian Masyarakat
- Peta Persaingan Bank Digital 2025: Siapa Puncaki Pengguna Terbanyak?
Pada kategori tabungan dan deposito yang dinilai aman dan terpercaya, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69%, diikuti Bank Jago sebesar 56%, SuperBank 53%, NeoBank 47%, dan Allo Bank 45%.
Menurut Ipsos, hasil tersebut mengindikasikan bahwa konsumen menilai keamanan berdasarkan keyakinan bahwa dana yang mereka simpan dapat dikelola dengan baik dan memberikan rasa tenang.
Selain itu, stabilitas aplikasi turut menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan nasabah. Sebanyak 66% responden menilai SeaBank memiliki aplikasi yang stabil dengan minim gangguan atau error.
Posisi berikutnya ditempati Bank Jago (51%), SuperBank (47%), NeoBank (43%), dan Allo Bank (26%).
Ipsos menilai pengalaman penggunaan aplikasi yang lancar membantu membangun rasa aman ketika nasabah melakukan transaksi maupun mengakses layanan perbankan digital sehari-hari.
Adapun dari sisi kemudahan mengakses dana, SeaBank kembali menempati posisi teratas dengan skor 71%, disusul Bank Jago (57%), NeoBank (53%), SuperBank (51%), dan Allo Bank (34%).
Aspek ini mencakup kemudahan pencairan deposito serta fleksibilitas pilihan tenor simpanan.
Ipsos menilai kemudahan akses dana menjadi bagian dari persepsi keamanan karena memberikan rasa kontrol yang lebih besar kepada nasabah atas dana yang mereka simpan.
Survei Ipsos Indonesia dilakukan pada April 2026 menggunakan metode daring terhadap 300 responden berusia 18–55 tahun di seluruh Indonesia.
Seluruh responden merupakan pengguna aktif bank digital dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali dalam sebulan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





