Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah merumuskan kebijakan khusus untuk menangani sekolah yang memiliki jumlah siswa sangat sedikit dengan pembahasan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai respons atas fenomena minimnya peserta didik baru di sejumlah daerah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan pemerintah telah melakukan pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terhadap sekolah yang memiliki kurang dari 100 siswa, bahkan terdapat sekolah dengan jumlah murid di bawah 60 orang.
Hasil pendataan tersebut telah disampaikan kepada Kemendagri sebagai bahan pembahasan dalam penyusunan kebijakan bersama.
Ia mengungkapkan, "Pemerintah telah melakukan pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik)."
Abdul Mu'ti menjelaskan langkah tersebut merupakan respons terhadap fenomena yang ramai diperbincangkan di media sosial mengenai sekolah dasar negeri yang hanya memperoleh sedikit pendaftar.
Penyusunan Kebijakan Libatkan Pemerintah DaerahPenyusunan kebijakan akan dilakukan bersama pemerintah daerah karena pengelolaan sekolah merupakan kewenangan pemerintah daerah.
Pemerintah juga akan mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap masyarakat sebelum menetapkan keputusan.
Hasil pembahasan dan kebijakan yang telah disepakati akan diumumkan setelah proses pembahasan bersama selesai.
Fenomena Sekolah Kekurangan Murid Terjadi di Sejumlah DaerahFenomena minimnya peserta didik baru terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Salah satu contohnya adalah SDN Purwoyoso 01 di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang hanya menerima tiga siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Meskipun hanya memiliki tiga peserta didik baru, sekolah tersebut tetap melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Sleman, di mana sekitar 60 sekolah masih mengalami kekurangan siswa baru hingga berakhirnya masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Pemerintah berharap kebijakan yang sedang dirumuskan dapat menjadi solusi bagi sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan jumlah siswa.



