Integrasi Tiket MRT, LRT, dan Transjakarta Disiapkan, Penumpang Cukup Bayar Sekali

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan masyarakat nantinya cukup membayar satu kali untuk berpindah moda transportasi umum, mulai dari MRT, LRT Jakarta, hingga Transjakarta.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membahas dua skema pembayaran transportasi umum, yakni tiket per rute dan tiket terintegrasi antarmoda.

Menurut dia, sistem tiket terintegrasi akan dipilih agar perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah dan praktis.

Baca juga: Sering Terhenti di Antara Bundaran Senayan-ASEAN, MRT Janji Perbaiki Masalah Sinyal

"Yang terintegrasi pasti ada. Dan Dinas Perhubungan akan menyiapkan untuk itu sehingga dengan demikian masyarakat bisa menggunakan itu," kata Pramono saat meninjau progres pembangunan LRT Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Integrasi sistem pembayaran tersebut disiapkan seiring perluasan jalur LRT Jakarta hingga Manggarai dan selanjutnya ke Dukuh Atas.

Dengan skema itu, penumpang yang berpindah dari MRT ke LRT maupun moda transportasi lain tidak perlu lagi membeli tiket secara terpisah.

Pramono mencontohkan, ketika jalur LRT Jakarta telah tersambung hingga Dukuh Atas, warga dari kawasan selatan seperti Pondok Labu dapat menuju Kelapa Gading dengan berganti moda dari MRT ke LRT dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca juga: BPS: Jumlah Penumpang MRT, LRT Jakarta, dan Transjakarta Naik pada Mei 2026

"Kalau ini selesai, teman-teman yang dari Pondok Labu ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam. Karena dari Pondok Labu naik MRT kemudian ganti naik LRT, kurang lebih satu jam," ujarnya.

Saat ini, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah mencapai sekitar 95 persen.

Pramono berharap jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut dapat diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026.

Menurut dia, kehadiran jalur baru itu akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan transportasi Jakarta karena menghubungkan kawasan utara dengan pusat kota yang selama ini kerap dilanda kemacetan.

Baca juga: Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta 5 Hari Saat HUT ke-500 Jakarta

Pramono juga memastikan proyek LRT tidak akan berhenti di Manggarai.

Pemprov DKI telah memutuskan untuk melanjutkan pembangunan jalur Manggarai-Dukuh Atas sepanjang sekitar 2,1 kilometer dengan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun.

Ia mengatakan, pembangunan segmen tersebut relatif lebih mudah karena tidak memerlukan pembebasan lahan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Proyek itu dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal 2027 dan ditargetkan rampung pada 2028.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanjakan Istighfar Gunung Kawi: Pendakian Ekstrem Kemiringan Nyaris 90 Derajat
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Modus Pemerasan yang Dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Suami Disebut Serupa
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Berantas Judi Online, OJK Minta Perbankan Perkuat Sistem Deteksi Dini
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Komisi III Luncurkan Buku Anotasi KUHAP, Kapolri: Penyidik Harus Pahami Aturan Baru
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Sowan Kapolri ke Panglima TNI dan Jaksa Agung Usai Gonjang-ganjing Kasus Febrie Adriansyah
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.