Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Kuantan Singingi -

Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas perusakan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kuantan. Puluhan rakit tambang emas ilegal langsung dimusnahkan dalam operasi tersebut.

Operasi digelar pada Selasa (14/7) dengan menyasar 5 desa, yakni Desa Sikakak, Desa Kampung Baru, Desa Pulau Jambu, Desa Koto Cerenti, dan Desa Pulau Bayur. Operasi tersebut melibatkan belasan personel gabungan dari Polsek Cerenti, TNI, dan perwakilan Camat Cerenti.

Penertiban ini menindaklanjuti laporan warga Kecamatan Cerenti yang resah terhadap aktivitas penambangan emas ilegal jenis dompeng dan stinkai. Selain tidak memiliki izin resmi, operasional peralatan tersebut dinilai telah merusak ekosistem air sungai dan memicu dampak lingkungan yang merugikan warga sekitar.

"Aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan ini sudah sangat meresahkan warga. Berdasarkan informasi dan laporan yang kami terima, hari ini tim gabungan langsung turun ke lima titik desa untuk melakukan penindakan tegas," ujar Iptu Peri Padli dalam keterangannya.

Tim gabungan menyisir satu per satu lokasi yang disinyalir menjadi lokasi penambangan ilegal. Hasil penelusuran, polisi menemukan total 48 unit rakit dompeng yang tengah beroperasi maupun yang ditinggalkan pemiliknya di tepi sungai.

Baca juga: Bertemu Kajati, Kapolda Riau Tegaskan Polri-TNI-Jaksa Solid

Guna memberikan efek jera dan memastikan alat-alat ilegal tersebut tidak bisa digunakan kembali, petugas mengambil tindakan tegas di tempat.

"Seluruh rakit penambangan jenis dompeng yang kami temukan langsung dilakukan tindakan hukum dengan cara dirusak dan dibakar di lokasi. Total ada 48 rakit yang kami musnahkan total agar tidak bisa beroperasi lagi," imbuhnya.

Meski berhasil melumpuhkan puluhan sarana penambangan ilegal, petugas tidak menemukan pelaku maupun pekerja dompeng. Pihak kepolisian menyatakan tidak ada barang bukti fisik yang dibawa ke Mapolsek karena seluruh sarana langsung hangus dimusnahkan di tempat kejadian perkara (TKP).

Polres Kuansing memastikan bahwa seluruh rangkaian penindakan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak manapun. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak lingkungan demi mewujudkan wilayah Kuansing yang aman dan terjaga kelestariannya.

Baca juga: Pria Tewas Diterkam Harimau di Pelalawan, Korban Diseret Sejauh 2 Km

Lihat juga Video 'Heboh Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran, Kini Diperiksa Propam':




(mea/jbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bangun CNG Station di Sumsel, Citra Nusantara (CGAS) Bidik Kapasitas hingga 13,7 MMSCFD
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Mantan Penyidik KPK Nilai Sebaiknya Kejaksaan Segera Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Batu bara
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Inovasi AI dalam Dunia Kesehatan: Dokter Hadirkan Alat Pengecekan Paru-paru pada Pasien Gagal Jantung
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Langkah Kapolri Bertandang ke Kejagung dan Mabes TNI Tuai Respons Positif
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Sisa JPO Tendean Dievakuasi Usai Tertabrak Truk Crane
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.