Polri Datangi Kejagung Terkait Kasus Febrie, Serahkan Koper Berkelir Merah

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Tim penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya mengunjungi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Kedatangan tim Polri untuk menyerahkan administrasi penyidikan tiga kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

BACA JUGA: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Pergi Umrah? Ini Kata Kejagung

"Rangkaian dari proses penyerahan administrasi penyidikan terkait kasus korupsi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, Selasa.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, tim gabungan Polri mulai tiba di Gedung Jampidsus Kejagung pada sekitar pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA: Penyerahan Kasus Febrie ke Kejagung Berpotensi Mengaburkan Jejak Pelaku Lain

Personel yang tampak hadir di antaranya Wakil Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (Wadir P2A) Kortas Tipidkor Polri Kombes Pol. Ahmad Sulaiman dan Kasubdit I Kortas Tipidkor Polri Kombes Pol. Danny H. Ardiantara B. Sianipar.

Salah satu penyidik membawa sebuah koper berwarna merah muda bertuliskan "BAP dan Mindik LP 01 dan LP 02".

BACA JUGA: YLBHI Bertanya Adakah Peran Presiden dalam Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah

Saat memasuki gedung, mereka tidak memberikan keterangan kepada media.

Beberapa jam kemudian, tim gabungan Polri terpantau keluar dari Gedung Jampidsus pada pukul 16.49 WIB.

Saat awak media menanyakan perihal apa saja yang diserahkan, mereka hanya diam dan langsung masuk ke dalam mobil.

Pada Sabtu (11/7), Polri mengumumkan bahwa penanganan tiga perkara, yakni dugaan korupsi tata kelola batu bara, dugaan korupsi PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020–2025, serta dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, dialihkan ke Kejagung.

Pengalihan tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan antara Polri dan Kejagung sebagai bentuk sinergi penegakan hukum.

Adapun kepolisian telah menetapkan mantan Jampidsus FA (Febrie Adriansyah) dan DR (Don Ritto) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).(ant/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tunjukkan Kinerja Terbaik, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Targetkan Produksi Emas Tembus 16 Ton pada 2026
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
KPK limpahkan berkas perkara korupsi kuota haji Yaqut CS ke JPU
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
PAM JAYA: Ada Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Siapkan Cadangan Air
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Majukan Pembangunan Rumah Korban Banjir Padangsidempuan ke 2026
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.