Tangerang: Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Tangerang melonjak sekitar 20 persen. Lonjakan tersebut dipicu oleh musim kemarau ekstrem.
"Kalau untuk kemarau ini tetap ISPA yang dominan. Kalau ISPA itu merata, karena secara endemi itu bisa meningkat sampai 20 persen di semua Puskesmas atau pusat pelayanan di Kabupaten Tangerang," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, Selasa, 14 Juli 2026.
Ilustrasi ISPA. Foto: Freepik.
Menurut Hendra, terdapat dua kelompok yang rentan terpapar ISPA tersebut, yakni anak balita serta lanjut usia (lansia). Jika kedua kelompok tersebut terpapar, kata Hendra, besar kemungkinan ISPA tersebut dapat berkembang menjadi pneumonia, bahkan dapat menyebabkan kematian.
"Kalau terjadi ISPA pada anak balita itu rentan untuk angka kematiannya lebih tinggi dan angka kesakitannya lebih tinggi," kata Hendra.
Baca Juga :
Bersiap Hadapi Musim Kemarau, Kenali 5 Penyakit yang Disebabkan Nyamuk"Jika terdapat keluhan, biasanya itu ada keluhan batuk, pilek, demam, atau diare dan segala macam. Itu nanti yang akan kita identifikasi apakah ini ISPA atau sudah masuk ke dalam bronkopneumonia atau pneumonia," jelas Hendra.




