VIVA – Di era 2000-an, industri musik Indonesia diramaikan oleh banyak band dengan karakter yang berbeda-beda. Di tengah dominasi grup musik pop dan alternative rock saat itu, J-Rocks hadir dengan warna yang cukup unik.
Mereka dikenal menggabungkan musik rock dengan pengaruh budaya dan musik Jepang, sehingga memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Sejumlah lagu mereka pun sempat menjadi hits dan masih dikenang hingga sekarang.
Lebih dari dua dekade sejak dibentuk, J-Rocks masih menjadi salah satu nama yang cukup dikenal di industri musik Tanah Air. Meski popularitasnya tidak lagi sebesar saat masa kejayaan mereka, perjalanan karier band ini menyimpan sejumlah pencapaian yang membuat namanya pernah diperhitungkan.
Berikut perjalanan mereka sekaligus kabar terbarunya, sebagaimana dihimpun Viva pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dibentuk pada 2002
J-Rocks resmi dibentuk di Jakarta pada 9 November 2002. Band ini beranggotakan Iman Taufik Rachman sebagai vokalis sekaligus gitaris ritme, Sony Ismail Robbayani sebagai gitaris utama, Swara Wimayoga sebagai bassist, dan Anton Rudi Kelces sebagai drummer.
Nama J-Rocks berasal dari huruf "J" yang merujuk pada Jakarta, kota asal mereka. Sementara kata "Rocks" dipilih karena sejak awal mereka ingin para penggemarnya dikenal dengan sebutan J-Rockstars.
Perjalanan mereka mulai mendapat perhatian setelah menjuarai festival musik pada 2004. Tak hanya menjadi juara umum, masing-masing personel juga meraih penghargaan sebagai pemain terbaik di kategori vokal, gitar, bass, dan drum. Ajang tersebut menjadi pintu masuk J-Rocks untuk bekerja sama dengan Aquarius Musikindo.
Melejit lewat album pertama dan kedua
J-Rocks merilis album perdana bertajuk Topeng Sahabat pada 2005. Album ini memperkenalkan sejumlah lagu yang kemudian menjadi populer, seperti Lepaskan Diriku, Berharap Kau Kembali, dan Ceria. Pada tahun yang sama, mereka juga mengisi soundtrack film Dealova melalui lagu Serba Salah dan Into The Silent.
Popularitas mereka semakin meningkat setelah merilis album kedua, Spirit, pada 2007. Di album ini, J-Rocks mulai mengeksplorasi berbagai warna musik, mulai dari rock and roll, blues, hingga sentuhan symphonic metal.





