Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa menarik kembali proposal untuk mengenakan biaya transit 20 persen pada pengiriman melalui Selat Hormuz
IDXChannel - Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa menarik kembali proposal untuk mengenakan biaya transit 20 persen pada pengiriman melalui Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran.
Dilansir dari laman Reuters Rabu (15/7/2026), dia mengatakan dirinya akan mencari kesepakatan investasi dengan negara-negara Teluk sebagai gantinya.
Sebelumnya, pasukan AS melakukan serangan untuk malam keempat berturut-turut setelah Teheran menutup selat tersebut sehingga mendorong Trump memberlakukan kembali blokade terhadap pengiriman Iran dan mengusulkan biaya tersebut.
Iran menyerang pangkalan Angkatan Darat AS di Yordania dengan rudal balistik, sementara Bahrain yang menjadi tuan rumah pangkalan angkatan laut AS telah menangkis serangan udara Iran dan negara-negara Teluk lainnya yang juga menjadi sasaran serangan.
Uni Emirat Arab mengatakan, seorang awak kapal berkebangsaan India tewas dan delapan lainnya terluka ketika dua kapal tanker minyak Emirat dihantam rudal jelajah Iran.
Serangan yang diperbarui sejak pekan lalu telah meningkatkan keraguan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani bulan lalu akan mengarah pada penghentian permanen perang, yang mengganggu pasokan energi global dan memicu kekhawatiran inflasi.
(kunthi fahmar sandy)





