Liputan6.com, Mataram - Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Tahun ini, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival yang mempertemukan pelaku usaha, regulator, hingga pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi syariah.
Melalui ajang ini, BI ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan dengan memaksimalkan potensi besar Kawasan Timur Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, hingga Nusa Tenggara.
Advertisement
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan FESyar KTI menjadi wadah bagi pelaku usaha binaan BI untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas peluang bisnis.
"Ini adalah bagian dari satu rangkaian besar dimana kami memberikan kesempatan kepada para UMKM Binaan Bank Indonesia untuk bisa bersama-sama terus meningkatkan kualitasnya," ujar Destry saat membuka FESyar KTI 2026 di Mataram.




