Saatnya Menjaga Kesehatan Anabul di Klinik Kesehatan Keliling

kompas.id
5 jam lalu
Cover Berita

Satu per satu warga mendatangi kantor Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, dengan membawa hewan peliharaan mereka, Selasa (14/7/2026). Mereka ingin memberikan perawatan untuk anak bulu atau anabul kesayangannya, yang didominasi kucing dan anjing, saat mobil kesehatan hewan keliling singgah ke halaman kantor tersebut.

Hari itu adalah hari kedua kunjungan mobil tersebut. Mobil telah siap melayani mulai pukul 08.30 WIB. Sejak pagi warga mulai berdatangan menyambut pelayanan jemput bola ini. Setelah mendaftar, mereka menunggu di kursi dengan naungan tenda. Sebagian menggendong anabulnya saat menunggu giliran.

Mobil ini memberikan berbagai macam pelayanan kesehatan. Sebagian pelayanan dipungut biaya, sementara khusus untuk pelayanan vaksinasi gratis. Pelayanan seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan dikenai tarif mulai dari Rp 35.000 untuk hewan mamalia kecil seperti kucing hingga Rp 100.000 untuk kambing dan sapi. Sementara tarif untuk tindakan operasi kecil Rp 175.000. Layanan steril kucing Rp 400.000 dan Rp 700.000 untuk anjing.

Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, mobil ini juga melayani ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan darah. Pelayanan laboratorium juga diberikan seperti pemeriksaan darah (hematologi) dengan tarif Rp 100.000 dan biokimia darah Rp 75.000. Tarif-tarif tersebut tercantum jelas di spanduk yang dipasang di sisi depan mobil.

Sejumlah peralatan tersedia di dalam mobil guna mendukung pelayanan tersebut. Alat-alat tersebut meliputi centrifuge, mikroskop, analyzer hematologi darah, biokimia darah, anestesi inhalasi, monitoring pasien dan USG yang telah disiapkan untuk menunjang semua tindakan tim medis keliling.

Tim yang bertugas terdiri dari dua dokter hewan dan satu perawat. Satu dokter hewan bertugas untuk menangani tindakan pasien di dalam ruangan mobil yang membutuhkan pelayanan sedang dan berat, sementara satu dokter hewan melayani di luar mobil untuk penerimaan pasien dan registrasi, pemberian vaksin, dan pemeriksaan ringan kondisi pasien hewan.

Pemilik hewan menggendong anjingnya saat mengantre pelayanan mobil klinik hewan keliling. KOMPAS/RIZA FATHONI

Warga mengantre pelayanan mobil klinik hewan keliling yang singgah di Kantor Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. KOMPAS/RIZA FATHONI

Dokter hewan dibantu perawat memeriksa hewan dalam mobil klinik hewan keliling di Kantor Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

KOMPAS/RIZA FATHONI

Dokter Arif yang hari itu bertugas di meja pelayanan di depan mobil sibuk melayani penerimaan pasien dan pemberian vaksin. Ia mendata para pasien, menanyakan keluhan dan pelayan yang ingin diberikan kepada warga yang membawa hewannya. Mereka dipersilahkan memindai kode QR untuk registrasi.

Pasien pertama yang ditangani adalah seekor anjing betina bernama Moly milik Bela warga Cibubur saat pelayanan baru dibuka. Bela telah datang sehari sebelumnya untuk registrasi dan konsultasi, kemudian telah dijadwalkan untuk mendapatkan pelayanan operasi steril bagi Moly pada hari itu.

Dokter Nanda Ayu yang bertugas dibantu perawat Rama memulai langkah awal dengan pemeriksaan darah terlebih dahulu. Setelah dipastikan layak, anestesi pun diberikan pada anjing ras Shih Tzu berumur lima tahun tersebut.

Memasuki proses operasi, Bela yang ditemani anaknya kemudian diinformasikan bahwa operasi akan berlangsung selama sekitar dua jam dan berakhir pukul 12.00. Mereka pun meninggalkan Moly untuk dioperasi dan akan kembali lagi untuk menjemputnya saat menjelang selesai.

Ia menyambut positif inisiatif pelayanan jemput bola dari Pemerintah Provinsi Jakarta tersebut. ”Bagus sih pelayanan ini, berarti memedulikan hewan kan ya, bisa menghindari penyebaran penyakit seperti rabies. Kita juga dimudahkan untuk menjangkau dengan fasilitas seperti ini dengan biaya murah. Harganya cukup reasonable lah,” ujarnya sambil menunggu proses operasi Moly selesai.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) telah resmi menghadirkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan hewan bagi masyarakat di seluruh wilayah Ibu Kota. Program inovatif ini mulai beroperasi pada 10 Juli 2026 dan menjangkau lima wilayah kota administrasi secara serentak, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur, dengan jam operasional pukul 08.30 hingga pukul 14.30 setiap hari.

Sebelum menentukan titik pelayanan, dinas KPKP terlebih dahulu melakukan kajian mendalam untuk menetapkan lokasi berdasarkan skala prioritas, mulai dari kategori prioritas, cukup prioritas, hingga sangat prioritas.

Pendekatan berbasis data ini memastikan setiap unit dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan pelayanan kesehatan hewan secara optimal kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Layanan ini beroperasi selama enam hari dalam sepekan dengan titik pelayanan yang berpindah secara terjadwal di setiap wilayah

Masyarakat menyambut antusias terhadap pelayanan tersebut. Sama dengan sehari sebelumnya, tim mobil klinik ini melayani 16 ekor pasien pada hari kedua. Salah seorang pengunjung, Laras, warga Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, membawa satu ekor kucingnya menunggang sepeda motor.

Sehari sebelumnya ia sempat mendatangi pelayanan ini. Namun, karena pelayanan sudah hampir berakhir, ia kemudian kembali lagi di hari kedua ini. Ia ingin memeriksakan Mimo, kucingnya, yang mengalami keluhan air liur yang terus keluar dan bau mulut. ”Pelayanan ini bagus banget, sangat membantu. Pelayanan ini bayar tetapi enggak semahal di klinik-klinik hewan,” ujar pemilik 10 ekor kucing ini.

Wilfried Simanjuntak (49), salah seorang warga Kelapa Dua Wetan yang masih berdekatan dengan kantor itu, membawa tiga ekor anjing sekaligus untuk mendapatkan vaksin rabies gratis. ”Saya tahu info (mobil klinik kesehatan hewan) ini dari media sosial sama dari RT juga ada pembagian flyer dari grup WA,” ujarnya sambil membawa pulang ketiga peliharaannya setelah selesai.

”Warga kan banyak libur di hari Sabtu, mungkin dilakukannya di hari libur ya,” kata Wilfried memberikan masukan untuk pelayanan ini.

Pada hari kedua ini, mobil kesehatan kedatangan total lima ekor anjing dan 11 ekor kucing. Dari total 16 pasien tersebut, tim kesehatan hari itu melayani dua steriliasi anjing dan satu ekor kucing. Selain itu, banyak pasien yang mengalami kasus gangguan kesehatan, terutama gangguan pernapasan selain sekadar pemeriksaan kesehatan rutin. Esok harinya mobil ini akan melanjutkan pelayanan ke kantor kelurahan lainnya sesuai jadwal yang telah dibagikan di akun sosial media Sudin KPKP setiap wilayah.

Baca JugaSapi-sapi Piyungan yang Mendunia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Tulang Bawang Lantik 63 Pejabat Fungsional, Tekankan Integritas ASN
• 5 jam lalueranasional.com
thumb
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Permainan Spanyol Lebih Unggul
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kemnaker modernisasi pelatihan untuk perkuat layanan ketenagakerjaan
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Proyek Tol Sicincin-Bukittinggi dari Desa Kubang Putih Bakal Lanjut
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
KSP Dudung: Presiden Prabowo Tak Suka Birokrasi Menjelimet!
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.