Kreator konten Fiki Naki akhirnya menjalani debut layar lebarnya lewat film horor Paket Santet. Menariknya, Fiki mengaku sama sekali tidak merencanakan terjun ke dunia akting.
Awalnya, ia hanya iseng mengikuti proses casting yang dikirimkan manajemennya.
“Sebenarnya sebelum film ini ada beberapa tawaran casting online. Aku coba-coba saja. Besoknya mereka bilang, ‘Fik, mereka mau kamu datang.’ Aku masih kayak, ‘Wah serius? Ini benar nggak sih,’” ujar Fiki saat konferensi pers perilisan trailer dan poster film Paket Santet di kawasan Jakarta Pusat.
Rasa tidak percaya itu bahkan masih ia rasakan sampai proses reading dimulai. Berbeda dengan pekerjaannya sebagai kreator konten yang bebas mengarahkan dirinya sendiri, Fiki mengaku syuting film menjadi tantangan baru karena harus mengikuti naskah dan arahan sutradara.
“Biasanya aku nge-direct diri sendiri. Di sini ada script yang harus kita ikutin, ada director yang harus kita ikutin juga. Jadi super menantang,” lanjutnya.
Meski begitu, pengalaman pertamanya justru membuatnya ingin kembali bermain film. Fiki juga bersyukur mendapat dukungan dari sutradara Dinna Jasanti dan para pemain lain selama proses syuting.
“Bu Dinna sama cast yang lain suportif banget. Nggak melihat aku pemain baru.”
Dinna Jasanti Ungkap Alasan Akhirnya Garap Film Horor Perdana Lewat Paket SantetSutradara Dinna Jasanti akhirnya menjajal genre horor lewat film Paket Santet. Menurut Dinna, keputusan itu bukan semata karena ingin mencoba genre baru, melainkan karena tertarik dengan premis cerita yang menggabungkan praktik santet dengan kebiasaan masyarakat modern menerima paket setiap hari.
“Mungkin momen aja sih. Saat kita diskusi terus muncul ide soal dukun digital dan paket-paket. Pas aku baca skrip, kata pertama yang muncul itu ‘Paket!’ dari kurir di halaman pertama. Aku langsung bilang, ‘Oh ya udah, I’m hooked, let’s do it,’” kata Dinna.
Dinna mengatakan, kebiasaan menerima paket tanpa berpikir panjang terasa sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Dari situ muncul pertanyaan, bagaimana jika paket yang datang ke rumah justru membawa kutukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses memilih pemain tidak didasarkan pada popularitas ataupun jumlah pengikut media sosial. Menurutnya, yang terpenting adalah kecocokan aktor dengan karakter yang ada di dalam naskah.
“Pemilihan pemain itu berdiskusi sama produser. Tapi yang pasti adalah pendekatan setiap pemain sama karakter yang ada di film. Jadi siapa pun yang lebih dekat sama masing-masing karakter, itu yang biasanya aku ajukan,” tutur Dinna.
Dalam Paket Santet, Fiki berperan sebagai Firza, salah satu mahasiswa yang menerima paket misterius berisi kutukan ilmu hitam bersama teman-temannya. Film Paket Santet dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.





