Dokter PPDS Anestesi di Siak Ditemukan Tewas di Semak-semak: Ada Hp-Alat Suntik

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Alex Cristo Lotis (30 tahun), dokter residen yang sedang menjalani pendidikan spesialis (PPDS) anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak ditemukan tewas di samping pagar rumah sakit, Selasa (14/7).

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengatakan korban ditemukan di semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak, tepatnya di Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

"Hasil penyelidikan sementara, korban merupakan seorang dokter yang sedang melaksanakan tugas belajar sebagai residen anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak," kata Kosmos, Rabu (15/7).

Menurutnya, korban diketahui tinggal di mess RSUD Tengku Rafian Siak. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban hilang dari hari Senin 13 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

"Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat keluar dari rumah sakit pada pukul 18.06 WIB. Sejak malam itu pihak rumah sakit telah melakukan pencarian karena telepon genggam korban sudah tidak aktif," ujarnya.

Korban akhirnya ditemukan oleh petugas keamanan rumah sakit di lokasi penemuan, tak jauh dari RSUD. Selanjutnya, petugas keamanan melaporkan kejadian tersebut ke polisi hingga dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh Satreskrim Polres Siak.

Barang Pribadi Korban Ditemukan, Tak Ada Tanda Kekerasan

Dari hasil olah TKP, polisi menyatakan seluruh barang milik korban masih berada di lokasi.

"Barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. Di dalam tas ditemukan telepon genggam, perlengkapan pribadi, termasuk headset, serta ampul dan alat suntik," ungkapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, penyidik tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan secara kasat mata pada tubuh korban.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani autopsi.

"Hingga saat ini penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan kami masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dispora Jatim Respons Polemik KORMI, Akan Koordinasi dengan Kemenpora
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat Rp18.065 per dolar AS Usai Rilis Data Inflasi AS
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Semarak Aksi Korporasi Konglomerat, Sejumlah Risiko Bayangi Emiten
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Usai Nobar Prancis vs Spanyol, Unhas TV Ajak Alumni Kembali Meriahkan Semifinal Inggris vs Argentina
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Mukhtarudin: Rekomendasi PBB Jadi Momentum Benahi Pelindungan Pekerja Migran
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.