Kapolrestabes Makassar dan Kajari Kompak Bantah Pertemuan Terkait Bahas Kasus

eranasional.com
2 jam lalu
Cover Berita

Makassar, ERANASIONAL.COM – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana bersama jajaran menyambangi Kejaksaan Negeri Makassar (Kajari) Rabu (15/7/2026).

Arya menegaskan bahwa pertemuannya dengan Kajari Makassar semata-mata merupakan agenda silaturahmi untuk mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin baik.

Menurutnya sinergi antara Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, dan Kejari Makassar selama ini berjalan harmonis sehingga perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan saling berkunjung.

“Kami ingin hubungan yang selama ini sudah baik tetap terjaga. Jika ada persoalan, tentu semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Hubungan antara Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, dan Kejari Makassar selama ini sangat baik, sehingga harus terus dirawat melalui silaturahmi,” ujarnya.

Ia membantah adanya pembahasan khusus maupun agenda penting dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, suasana pertemuan berlangsung santai dan lebih banyak diisi dengan obrolan ringan.

“Tidak ada pembahasan penting. Kami hanya berbincang santai dengan Pak Kajari. Pertemuan ini murni silaturahmi dan tidak berkaitan dengan isu apa pun,” katanya.

Kapolrestabes juga menjelaskan bahwa kegiatan saling mengunjungi antara kepolisian dan kejaksaan merupakan hal yang lumrah.

Ia mengingatkan bahwa dirinya juga pernah berkunjung ke Kejari Makassar pada masa kepemimpinan Kajari sebelumnya.

“Satu tahun lalu saya juga datang saat Kajari masih dijabat Pak Nawir. Sekarang saya kembali berkunjung. Nanti tentu Pak Kajari juga bisa datang ke kantor kami. Ini bagian dari menjaga hubungan antarlembaga,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski pertemuan kali ini dilakukan secara resmi, koordinasi antara kedua institusi sebenarnya telah berlangsung secara rutin dalam berbagai kesempatan, baik melalui kegiatan kedinasan maupun komunikasi informal.

“Secara informal, jajaran kami hampir setiap hari bertemu dalam berbagai kegiatan, seperti upacara maupun agenda lainnya. Koordinasi tetap berjalan sebagaimana biasanya. Kalau ada hal yang perlu disampaikan, baik dari kepolisian maupun kejaksaan, biasanya dibicarakan melalui komunikasi yang sudah terjalin,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Andi Panca Sakti, S.H., M.H menegaskan bahwa pertemuan dengan Kapolrestabes Makassar merupakan agenda silaturahmi biasa yang bertujuan mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Menurutnya, meski pertemuan kali ini berlangsung secara formal, komunikasi dan koordinasi antara Kejari Makassar dengan Polrestabes Makassar sejatinya sudah berjalan intens dalam berbagai

“Pertemuan ini memang bersifat formal, tetapi secara informal kami sudah sangat sering bertemu. Kebetulan ada pergantian pejabat di lingkungan kepolisian, sehingga ini menjadi momentum untuk kembali bersilaturahmi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, koordinasi antara kedua institusi tidak hanya dilakukan melalui forum resmi, tetapi juga berlangsung secara informal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Secara pekerjaan, koordinasi tetap berjalan seperti biasa. Hampir setiap hari kami bertemu dalam berbagai kegiatan. Itulah bentuk koordinasi yang selama ini sudah terbangun,” katanya.

Saat ditanya mengenai adanya undangan atau pemberitahuan terkait laporan yang disebut-sebut melibatkan kepolisian, Kajari memilih tidak memberikan komentar lebih jauh.

Menurutnya, pihaknya belum mempelajari secara rinci dokumen yang dimaksud sehingga belum dapat menyampaikan tanggapan.

“Kami belum membaca ataupun mempelajari undangan tersebut. Karena itu kami tidak ingin berspekulasi. Pada prinsipnya, setiap hal yang bersifat formal tentu akan kami tanggapi melalui mekanisme yang juga formal,” tegasnya.

Kajari kembali menekankan bahwa inti dari pertemuan tersebut adalah memperkuat sinergi dan komunikasi antara Kejari Makassar dengan Polrestabes Makassar.

Ia menambahkan, selama ini berbagai persoalan yang memerlukan koordinasi selalu dikomunikasikan dengan baik, baik melalui jalur formal maupun informal.

“Kalau ada hal yang perlu disampaikan, Pak Kapolres menyampaikan kepada kami. Begitu juga sebaliknya, jika dari Kejari ada hal yang perlu dikoordinasikan, biasanya kami komunikasikan. Hari ini hanya kebetulan pertemuannya dikemas secara formal,” pungkasnya. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Supervisi Kasus Febrie di Kejagung, Sebut Terlalu Dini jika Ambil Alih
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
15 Pelaku Pengeroyokan dan Pencurian Motor di Bandung Ditangkap, 6 Jadi Tersangka
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Ini Bocoran Kasusnya
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Tabel Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Rabu 15 Juli 2026 & Besaran Pajaknya
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Seorang Pelajar Diamankan Terkait Kasus Ledakan MAN 3 Padang
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.