Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) melaporkan perubahan kepemilikan saham yang dimiliki oleh anggota Direksi dan Komisaris perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan tujuan transaksi yakni program LTI.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada BEI, sebanyak tujuh direksi dan satu komisaris BJTM tercatat melakukan pembelian saham pada 14 Juli 2026 di level harga Rp510,00 per saham. Status kepemilikan saham baru yang dimiliki para pengurus BJTM tersebut merupakan saham langsung.
Penambahan saham tercatat pada nama Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, dan Direktur Keuangan dan Tresuri Bank Jatim Raden Mas Wahyukusumo Wisnubroto.
Lalu, Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah, Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim Arif Suhirman, dan Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Wiweko Probojakti. Kemudian, Komisaris Bank Jatim Adhy Karyono.
Secara detail, kepemilikan saham Winardi Legowo bertambah dari 500.000 unit menjadi 748.100 unit. Persentase kepemilikan sahamnya di BJTM meningkat menjadi 0,005% dari semula 0,0033%.
Kemudian, R. Arief Wicaksono menambah 318.700 lembar saham menjadi 4,03 juta lembar, atau setara dengan persentase kepemilikan 0,0269%.
Pada tataran Direktur, jumlah saham yang dimiliki Tonny Prasetyo bertambah 153.400 lembar menjadi 256.400 lembar saham, dengan persentase kepemilikan yang meningkat dari 0,0007% menjadi 0,0017%.
Raden Mas Wahyukusumo Wisnubroto tercatat membeli 149.000 lembar saham BJTM. Dengan demikian, persentase kepemilikannya menjadi 0,001%.
Kepemilikan saham Umi Rodiyah bertambah sebanyak 296.600 lembar saham menjadi 2,46 juta lembar saham. Persentase kepemilikannya meningkat dari 0,0145% menjadi 0,0164%.
Selanjutnya, Arif Suhirman tercatat memborong saham BJTM sebanyak 320.700 lembar saham sehingga jumlah saham setelah transaksi mencapai 5,65 juta lembar saham atau setara persentase kepemilikan 0,0377%.
Koleksi saham Wiweko Probojakti bertambah 152.400 lembar saham menjadi 262.400 lembar, atau setara dengan persentase kepemilikan 0,0017%.
Sementara itu, Komisaris Bank Jatim Adhy Karyono membeli saham BJTM sebanyak 189.100 lembar sehingga jumlah saham setelah transaksi mencapai 438.300 lembar saham atau setara persentase kepemilikan 0,0029%.
Adapun harga saham BJTM meningkat 0,98% dalam sepekan. Kendati begitu sepanjang tahun berjalan, kinerja saham BJTM berjalan loyo dengan turun 25 poin atau 4,63% (year to date/YtD).





