Gak Perlu Air Panas Lagi, Mi Instan di Jepang Bisa Diseduh Pakai Air Dingin

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kalau pengin makan mi instan, biasanya kita langsung mencari air panas, bukan? Ternyata ada cara baru buat menikmati mi instan, lho.

Merek mi instan asal Jepang, Cup Noodle, menghadirkan cara baru menikmati mi instan, yaitu bisa diseduh hanya dengan air dingin. Kata hiyashi sendiri dalam bahasa Jepang berarti "dingin".

Inovasi ini dihadirkan sebagai pilihan yang lebih praktis dan menyegarkan, terutama saat musim panas. Menurut laporan Essential Japan, pengembangan produk Hiyashi Cup Noodle ternyata memakan waktu hingga lima tahun.

Selama proses tersebut, Nissin juga mengembangkan teknologi baru bernama Cold Rehydrate. Teknologi ini memungkinkan mi menyerap air dingin dengan baik sehingga tetap memiliki tekstur kenyal dan lembut, meski tidak diseduh dengan air panas.

Cara menyajikannya pun cukup mudah. Tuangkan air dingin dari kulkas ke dalam cup hingga batas yang ditentukan, lalu diamkan selama lima menit. Untuk waktu penyeduhannya mi ini memang sedikit lebih lama dibanding Cup Noodle biasa yang hanya membutuhkan tiga menit dengan air panas.

Hiyashi Cup Noodle hadir dalam dua pilihan rasa. Varian Spicy Kimchi menawarkan perpaduan kaldu ayam dengan kimchi yang menghasilkan rasa gurih, asam, dan pedas. Topping-nya terdiri dari mystery meat khas Nissin berupa daging babi cincang olahan, telur, daun bawang, dan biji wijen.

Sementara itu, varian Chicken Salt Lemon menawarkan cita rasa yang lebih ringan dan segar. Kuahnya dibuat dari perpaduan kaldu ayam, bonito, ikan sarden kering, serta sentuhan lemon. Topping-nya berisi ayam kukus, telur, daun bawang, dan paprika merah.

Kedua varian menggunakan mi khusus yang tetap kenyal meski hanya diseduh dengan air dingin. Selain cocok dinikmati saat cuaca panas, produk ini juga dinilai praktis untuk kondisi darurat karena tidak membutuhkan air panas dan bisa disimpan pada suhu ruang.

Hiyashi Cup Noodle dijadwalkan mulai dijual di berbagai toko di Jepang pada 20 Juli. Harganya dibanderol 285 yen atau sekitar Rp 31 ribu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Industri Plasma Darah Berpotensi Serap Investasi Ratusan Juta Dolar AS
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Argentina Dibayangi Rekor Buruk Jelang Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Wamenag: Kemenko PMK Bentuk Satgas untuk Tangani Kasus di MAN 3 Padang
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino dan Radovan Pankov
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Sebelum Tebar Teror Bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Peneror Sempat Ngobrol Bareng Warga di Pos Ronda
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.