Keamanan dan Kepercayaan Jadi Penentu Pilihan Bank Digital di Indonesia

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

konsumen cenderung menilai keamanan berdasarkan keyakinan mereka bahwa dana yang disimpan dapat dikelola dengan baik dan memberikan rasa tenang.

Keamanan dan Kepercayaan Jadi Penentu Pilihan Bank Digital di Indonesia (fto: iNews Media Group)

IDXChannel - Lembaga riset pasar global yang berbasis si Paris, Ipsos, melalui cabangnya yang ada di Indonesia, baru saja merilis hasil risetnya terkait perkembangan perilaku konsumen bank digital di pasar nasional.

Dalam riset yang dilakukan pada April 2026 tersebut, Ipsos Indonesia menemukan fakta bahwa faktor kemudahan dan keuntungan finansial kini tak lagi menjadi prioritas konsumen, tergeser oleh faktor keamanan dan rasa percaya terhadap lembaga keuangan digital terkait, di mana mereka menempatkan dananya.

Baca Juga:
Saham SUPA Debut di Bursa, Valuasi Paling Premium di Bank Digital?

Hasil survei juga menununjukkan bahwa sistem keamanan dan perlindungan privasi data yang terjamin menjadi alasan utama masyarakat dalam memilih bank digital, dengan 65 persen responden menyebut faktor tersebut sebagai pertimbangan utama.

"Faktor ini bahkan berada di atas berbagai manfaat lain, termasuk penawaran promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54 persen responden," ujar Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:
Saat Euforia IPO SUPA Tak Sepenuhnya Menular ke Bank Digital

Menurut Hansal, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aspek keamanan tersebut dapat diartikan sebagai cerminan atas kematangan perilaku konsumen Tanah Air dalam mengakses layanan keuangan digital.

Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, Hansal menjelaskan, konsumen saat ini jadi semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data.

Baca Juga:
Transaksi 14,28 Miliar per Kuartal I-2026, Ini Alasan Masyarakat Banyak Gunakan Bank Digital

Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi juga menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan konsumen dalam menjatuhkan pilihannya terhadap layanan bank digital.

Di lain pihak, kepercayaan terhadap produk simpanan juga menjadi indikator penting keamanan dalam survei Ipsos kali ini, yang menunjukkan bahwa dalam memilih bank digital yang terdaftar di OJK serta dijamin oleh LPS, konsumen tidak hanya mempertimbangkan fitur keamanan yang tersedia pada sebuah bank digital, namun juga tingkat kepercayaan terhadap produk simpanan yang ditawarkan.

Pada aspek produk tabungan dan deposito yang terasa aman dan terpercaya, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69 persen, dengan posisi berikutnya ditempati oleh Bank Jago (56 persen), SuperBank (53 persen), NeoBank (47 persen), dan AlloBank (45 persen).

"Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan di kategori bank digital," ujar Hansal.

Dalam hal ini, dikatakan Hansal, bahwa konsumen cenderung menilai keamanan berdasarkan keyakinan mereka bahwa dana yang disimpan dapat dikelola dengan baik dan memberikan rasa tenang.

Selain itu, stabilitas aplikasi juga dinilai dapat mendukung rasa aman pengguna, selain juga aspek keamanan pada produk, pengalaman penggunaan aplikasi juga memainkan peran penting dalam membentuk persepsi keamanan.

Aplikasi yang stabil dan minim gangguan memberikan keyakinan lebih bagi nasabah saat melakukan aktivitas perbankan sehari-hari.

Dalam survei ini, 66 persen responden menganggap bahwa SeaBank memiliki aplikasi yang stabil dengan minim error atau gangguan, diikuti oleh Bank Jago (51 persen), SuperBank (47 persen), NeoBank (43 persen), dan AlloBank (26 persen).

Hasil ini mengindikasikan bahwa stabilitas layanan menjadi salah satu elemen penting yang memengaruhi tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah bank digital.

Pengalaman penggunaan aplikasi secara lancar membantu menciptakan rasa aman dalam setiap interaksi digital yang dilakukan nasabah. 
Tak hanya itu, kemudahan akses dana juga meningkatkan kepercayaan konsumen di samping juga kemudahan dalam mengelola dan mengakses dana juga menjadi faktor yang memperkuat keyakinan masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan digital.

Konsumen menilai bahwa proses pencairan deposito yang mudah serta tersedianya pilihan tenor yang beragam dapat memberikan fleksibilitas sekaligus rasa nyaman dalam mengelola simpanan mereka. 
Pada aspek ini, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 71 persen, disusul oleh Bank Jago (57 persen), Neobank (53 persen), SuperBank (51 persen), dan AlloBank (343 persen).

Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemudahan akses dana tidak hanya dipandang sebagai fitur fungsional, namun juga menjadi bagian dari persepsi keamanan karena memberikan rasa kontrol yang lebih besar kepada pengguna atas dana yang mereka miliki.

Studi ini melibatkan 300 responden di seluruh Indonesia, mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan luar Jawa, dengan responden terdiri dari pria dan wanita berusia 18 sampai 55 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, yang merupakan pengguna aktif bank digital, dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali dalam satu bulan. 

(taufan sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Cek Kelengkapan Daihatsu Ayla 1.0 M M/T, Mobil Baru Termurah di Indonesia
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Heboh! Anjasmara Bongkar Dugaan Rizky Nazar Diselingkuhi, Sindir Syifa Hadju?
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Akui Prancis Kalah Kelas dari Spanyol
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pendatang Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, SOOP Akui Masih Kekurangan Pemain
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.