Jakarta: Pojok membaca buku Australian Reading Corner di Masjid Istiqlal dinilai tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Australia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Voice of Istiqlal, Mulyono Lodji, di sela kunjungan Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwaite ke Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Mulyono, keberadaan Australian Reading Corner telah dimanfaatkan secara rutin oleh siswa Madrasah Istiqlal melalui berbagai kegiatan edukatif yang diselenggarakan bersama Kedutaan Besar Australia di Indonesia.
Program-program tersebut juga melibatkan penggunaan bahasa Inggris dan interaksi langsung dengan perwakilan Kedutaan Australia, sehingga memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya bagi para siswa.
"Kedatangan beliau ke Istiqlal merupakan simbol persahabatan dan penguatan kerja sama antara Indonesia dengan Australia, khususnya dengan Masjid Istiqlal," ujar Mulyono.
Ia menegaskan bahwa Masjid Istiqlal saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi pusat peradaban yang terbuka untuk memperkuat dialog antaragama, kerja sama kemanusiaan, pendidikan, serta pertukaran budaya.
Menurutnya, kehadiran Australian Reading Corner menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut. Dimanfaatkan Ribuan Siswa Mulyono menjelaskan fasilitas tersebut saat ini dimanfaatkan oleh sekitar 1.000 siswa mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Madrasah Aliyah di lingkungan Istiqlal.
Selain itu, Australian Reading Corner juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mempelajari lebih jauh mengenai Australia.
Koleksi yang tersedia mencakup berbagai tema, mulai dari sejarah, budaya, kehidupan sosial, ekonomi, hingga masyarakat Australia, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Ia menambahkan fasilitas tersebut beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00 hingga 16.00 WIB mengikuti jam layanan Masjid Istiqlal.
Menurut Mulyono, buku-buku yang tersedia tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan, tetapi juga menjadi jendela pengetahuan bagi masyarakat Indonesia untuk memahami Australia secara lebih dekat.
"Melalui buku-buku ini, pengunjung dapat memperoleh wawasan baru mengenai Australia sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara," katanya.
Kunjungan delegasi Australia ke Masjid Istiqlal pada hari yang sama juga mencakup peninjauan langsung terhadap Australian Reading Corner bersama siswa peserta Program Kemitraan BRIDGE, yang selama ini menjadi salah satu program unggulan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Australia. (Keysa Qanita)
Baca juga: Australia Dorong Diplomasi Pendidikan Lewat Australian Reading Corner di Istiqlal




