BREN Rancang Akuisisi Jumbo Perusahaan Filipina, First Fen: Belum Ada Kesepakatan

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) telah mengajukan penawaran untuk mengakuisisi perusahaan panas bumi asal Filipina, Energy Development Corporation (EDC), dengan nilai ekuitas sekitar US$5 miliar.

Namun, induk usaha EDC, First Gen Corporation, menegaskan bahwa penawaran tersebut masih bersifat indikatif dan tidak mengikat.

Corporate Secretary First Gen Rachel R. Hernandez mengatakan perseroan menerima penawaran yang tidak diminta (unsolicited), bersifat indikatif, dan tidak mengikat (non-binding) dari BREN untuk mengakuisisi EDC.

"First Gen mengonfirmasi bahwa PT Barito Renewables Tbk. (BREN) telah menyampaikan penawaran yang tidak diminta, bersifat indikatif dan tidak mengikat untuk mengakuisisi Energy Development Corporation (EDC) dengan nilai ekuitas sekitar US$5 miliar," ujar Rachel R. Hernandez dalam keterbukaan informasi kepada Philippine Stock Exchange, Rabu (15/7/2026).

Menurut Hernandez, penawaran tersebut masih bergantung pada pelaksanaan due diligence, penyelesaian dokumen transaksi, serta diperolehnya berbagai persetujuan yang diperlukan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas permintaan klarifikasi bursa terkait pemberitaan soal transaksi. Dalam laporan itu disebutkan bahwa BREN mengajukan penawaran tunai yang memberikan valuasi ekuitas EDC lebih dari US$5 miliar, sementara nilai perusahaan termasuk utang dapat mencapai sekitar US$7 miliar.

Baca Juga

  • BREN Tebar Dividen US$30,5 Juta, Agus Salim Pangestu Tetap Komisaris Utama
  • Prajogo Pangestu Borong 6,8 Juta Saham BREN
  • BREN Raup Laba Bersih Rp728,98 Miliar pada Kuartal I/2026

Meski mengakui adanya penawaran tersebut, Hernandez menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi antara kedua pihak mengenai transaksi tersebut.

"Sampai saat ini belum ada diskusi antara para pihak, belum ada perjanjian yang ditandatangani, dan First Gen belum menunjuk penasihat apa pun untuk transaksi ini," katanya.

Dengan demikian, belum terdapat kepastian apakah penawaran tersebut akan berlanjut ke tahap negosiasi maupun penyelesaian akhir.

Jika terealisasi, akuisisi EDC akan menjadi langkah ekspansi regional yang signifikan bagi BREN.

Perseroan merupakan salah satu pemain utama energi panas bumi di Indonesia melalui Star Energy Group, sementara EDC dikenal sebagai salah satu produsen energi panas bumi terbesar di Filipina dengan portofolio pembangkit panas bumi, hidro, angin, dan surya.

BARITO RENEWABLES ENERGY TBK - TradingView

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HUT ke-15, Garda Pemuda NasDem Sumut Gelar Fun Walk dan Donor Darah
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fenomena Rashdul Kiblat Sore Ini, Kemenag: Simak Waktu dan Cara Cek Arah Kiblat
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
YouTuber Michael Sinaga Pertanyakan Pasal UU ITE di Kasus Roy Suryo, Minta Jangan Ada Kriminalisasi
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Reaktivasi, Dua Rute Penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bakal Dibuka Agustus
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Cadangan Emas Raksasa Ditemukan di Bawah Laut, Ini Lokasinya
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.